Kecamatan: Randublatung

Dari Blora Ada Cerita

Tahukah Anda tentang Blora?
– Wah…yang saya tahu menurut buku pelajaran, Blora banyak hutan jati-nya!
Ah…masa hanya itu?!  Anda tidak tahu tentang Pramoedya Ananta Toer?
– Wah…siapa itu ya?
Waduh…anda ini bagaimana, mahasiswa kok tidak tahu penulis besar kita yang pernah dinominasikan Nobel Sastra itu?
– Maaf mas…saya memang tidak tahu Pramoedya dan Blora selain kayu jati.

Begitulah sekelumit pembicaraan tentang Blora dengan generasi muda jaman sekarang. Kota tua yang mempunyai banyak cerita namun hilang di antara cerita-cerita baru yang muncul di dunia media massa sekarang. Generasi yang hidup setelah reformasi pada umumnya tidak mengenal nama Pramoedya dan Blora. Nama itu hanya terngiang dalam bunyi-bunyi yang abstrak di antara hingar bingar jutaan informasi yang dianggap lebih cool dibandingkan membicarakan Blora.

peta kabupaten Blora

peta kabupaten Blora

Tahukah Anda tentang Blora?
Blora adalah sebuah kabupaten di pinggiran Jawa Tengah yang berbatasan lansung dengan Jawa Timur. Secara administratif terletak di wilayah paling ujung (bersama Kabupaten Rembang) di sisi timur Propinsi Jawa Tengah. Kabupaten diapit oleh lima wilayah administratif, yaitu bagian utara oleh Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati, bagian Timur oleh Kabupaten Bojonegoro, bagian Selatan oleh Kabupaten Ngawi dan bagian barat oleh Kabupaten Grobogan. Luas wilayah administrasi kabupaten yang didominasi oleh pegunungan kapur ini adalah1820,59 km² pada ketinggian 96,00-280 m di atas permukaan laut.  Hampir 50% wilayah ini arealnya adalah hutan yang meliputi hutan negara dan hutan rakyat, 25% areal persawahan dan sisanya perumahan dan lain-lain.

stasiun kereta tahun 1902

stasiun kereta tahun 1902

Daerah ini merupakan kawasan krisis air dan rawan banjir longsor saat musim hujan. Ada Sungai Lusi yang merupakan sungai terbesar di Kabupaten Blora yang sumber mata airnya dari pegunungan Kapur Utara (Rembang).

Menurut cerita, nama Blora berasal dari kata belor (Lumpur) yang berkembang menjadi mbeloran. Ada juga yang melihat dari kata wai (Air) dan lorah (Jurang/Dataran Rendah), sehingga disebut wailorah atau bailorah yang kemudian berkembang menjadi balora atau Blora.

hutan jati

hutan jati

Hari jadi kabupaten ini pada 11 Desember 1749. Wilayah yang didominasi oleh hutan jati ini tidak pernah lepas dari konflik kepentingan dari jaman ke jaman. Sejak jaman kerajaan Demak, Mataram hingga sekarang, wilayah ini menjadi primadona karena hasil buminya.

Tahukah Anda tentang Blora?

wong samin

wong samin

Blora adalah kawasan yang melahirkan orang-orang yang sangat penting dalam sejarah Indonesia, baik dalam perspektif sosial-politik dan kebudayaan. Ada nama Raden Kohar atau Samin Surasentiko yang merupak tokoh perlawanan petani yang menggunakan protes pasif (tidak menggunakan senjata). Pergolakan di Blora pada jaman penjajahan terutama disebabkan oleh penerapan berbagai macam pajak, perubahan pemakaian tanah komunal, pembatasan dan pengawasan oleh penjajah mengenai penggunaan hasil hutan oleh masyarakat.

Sedulur Sikep atau lebih dikenal sebagai Wong Samin diketahui bermula dari Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarjo, Kabupaten Blora. Desa ini terletak kurang lebih 25 kilometer di sebelah utara Randublatung. Sebuah perkampungan yang terletak di tengah hutan jati. Menuju Klopoduwur, maka akan melintasi areal hutan jati yang termasuk wilayah kerja HPH (Hak Pemangku Hutan) Kabupaten Blora.  Raden Kohar lahir pada 1859 ini sejatinya berasal dari Desa Ploso Kedhiren, Randublatung Kabupaten Blora. Namun, lelaki buta aksara ini memilih daerah Klopoduwur, Blora, Jawa Tengah sebagai tempat pengembangan ajarannya.

kayu jati

kayu jati

Pada 1890 pergerakan Samin berkembang di dua desa hutan kawasan Randublatung dan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Gerakan ini lantas dengan cepat menjalar ke desa-desa lainnya. Mulai dari pantai utara Jawa sampai ke seputar hutan di Pegunungan Kendeng Utara dan Kendeng Selatan. Ajaran yang pada permulaannya hanya dipandang sebelah mata oleh Pemerintah Kolonial Belanda ini, ternyata berkembang dengan cepat. Dalam waktu kurang lebih 17 tahun pengikut ajaran Samin telah mencapai sekitar 5000 orang. Mulai tahun 1907 banyak pengikut Samin yang ditangkap dan dipenjarakan oleh pemerintah (Belanda). Samin beserta delapan pengikutnya, ditangkap dan kemudian diasingkan di Sawahlunto, Sumatra Barat hingga meninggal pada tahun 1914.

Tahukah Anda tentang Blora?

Blora, kaya akan minyak

Blora, kaya akan minyak

Adrian Stoop, pemilik perusahaan minyak Belanda De Dordtsche Petroleum Maatschappij melakukan usaha pencarian minyak di Surabaya tahun 1887 dan menemukan semburan minyak di Desa Ledok Kecamatan Sambong, Blora. Kemudian ia mendirikan Kilang Wonokromo (1890) dan di Cepu Jawa Tengah (1894), yang sekarang menjadi wilayah kerja Pertamina. Kawasan ini merupakan awal mula eksplorasi minyak bumi di Indonesia.

stasiun kereta Cepu tahun 1957

stasiun kereta Cepu tahun 1957

Blora mendapat sorotan nasional ketika di kawasan Blok Cepu ditemukan cadangan minyak bumi sebanyak 250 juta barel. Bulan Maret 2006 Exxon Mobil Indonesia ditunjuk sebagai pengelola tambang tersebut. Penunjukan ini menuai kontroversi dari berbagai kalangan karena dianggap menjual potensi alam Indonsesia kepada perusahaan asing. Perjanjian antara pemerintah Indonesia dengan Exxon Mobil Indonesia dianggap tidak berimbang, karena konsesi harga yang jauh lebih tinggi daripada yang ditawarkan oleh perusahaan milik negara yaitu PT. Pertamina.

penambangan minyak

penambangan minyak

Tahukah Anda Tentang Blora?

pohon jati

Hutan alam dan tanam yang luas di Pulau Jawa seperti hutan jati memiliki nilai ekonomis, ekologis, dan sosial yang penting. Kayu jati jawa telah dimanfaatkan sejak zaman Kerajaan Majapahit. Jati terutama dipakai untuk membangun rumah dan alat pertanian. Hingga masa Perang Dunia Kedua, orang Jawa pada umumnya hanya mengenal kayu jati sebagai bahan bangunan. Kayu-kayu bukan jati disebut ‘kayu tahun’. Artinya, kayu yang keawetannya untuk beberapa tahun saja.

Jati banyak digunakan dalam membangun kapal-kapal niaga dan kapal-kapal perang. Tegal, Juwana, Tuban, dan Pasuruan adalah pusat-pusat galangan kapal dulunya.  Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) bahkan sedemikian tertarik pada “emas hijau” ini hingga berkeras mendirikan loji pertama mereka di Pulau Jawa —tepatnya di Jepara— pada 1651. Perusahaan kolonial ini juga memperjuangkan izin berdagang jati melalui Semarang, Jepara, dan Surabaya karena mereka menganggap perdagangan jati akan jauh lebih menguntungkan daripada perdagangan rempah-rempah dunia.

kerajinan kayu jati

kerajinan kayu jati

Di pertengahan abad ke-18, VOC mewajibkan para pemuka bumiputera untuk menyerahkan kayu jati kepada VOC dalam jumlah tertentu yang besar. Melalui sistem blandong, para pemuka bumiputera ini membebankan penebangan kepada rakyat di sekitar hutan. Sebagai imbalannya, rakyat dibebaskan dari kewajiban pajak lain. Jadi, sistem blandong tersebut merupakan sebentuk kerja paksa. VOC kemudian memboyong pulang gelondongan jati jawa ke Amsterdam dan Rotterdam. Kedua kota pelabuhan terakhir ini pun berkembang menjadi pusat-pusat industri kapal kelas dunia. Jati-jati yang dibawa oleh VOC ini berasal dari Blora sebagai salah satu kawasan penghasil kayu jati terbaik di pulau Jawa.

Tahukah Anda tentang Blora?

Cerita dari Blora (1952), pemenang karya sastra terbaik dari Badan Musyawarah Kebudayaan Nasional, Jakarta, 1953. Penulisnya adalah Parmoedya Ananta Toer seorang yang hampir sebagian besar hidupnya mendekam dalam bui dari jaman kolonial Belanda dan Jepang hingga rejim Soeharto. Nama penulis ini tidak pernah lepas dari Blora dimana dia berasal. Pramoedya lahir pada 6 Februari 1925 dan wafat di Jakarta pada 30 April 2006. Ia adalah salah seorang penulis yang paling produktif dalam sejarah sastra Indonesia. Lebih dari 50 karya sastra dibuatnya dan telah diterjemahkan lebih dari 41 bahasa asing.

Pramudya Ananta Toer

Pramoedya Ananta Toer

Nama asli Pramoedya adalah Pramoedya Ananta Mastoer seperti yang ia tulis pada buku Cerita Dari Blora (sebuah semi autobiografi), ia menghilangkan penggalan Mas menjadi Toer saja, karena menganggap Mastoer terlalu aristokratik. Setelah tragedi 1965, ia ditahan rezim Soeharto karena pandangan komunis-nya. Buku-buku Pram dilarang beredar. Ia ditahan tanpa pengadilan di Nusakambangan dan kemudian dipindahkan ke Pulau Buru, tempat ia menghabiskan waktu selam 14 tahun dalam tahanan politik.

Meskipun dilarang untuk menulis selama penahanan di Pulau Buru, Pram berhasil menghasilkan tetralogi Minke yang merupakan salah satu karya terbaiknya. Tetralogi ini dimulai dengan buku berjudul Bumi Manusia, yang merupakan semi fiksi sejarah Indonesia dengan tokoh utama Minke, bangsawan kecil Jawa (yang merupakan penggambaran RM Tirto Adisuryo seorang tokoh pergerakan zaman kolonial yang mendirikan Sarekat Priyayi yang dianggap oleh Pramudya sebagai organisasi nasional pertama di Nusantara). Buku ini dibawakan secara oral kepada kawan-kawan sepenjara dan diselundupkan ke Australia yang kemudian diterbitkan dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

Pramoedya adalah salah satu kepingan anak-anak Blora yang mempunyai peran besar dalam perkembangan sejarah dan kebudayaan Indonesia. Saat ia wafat, kawan dan lawan datang melayat sebagai sebuah penghargaan terhadap intergritas seorang Pramoedya Ananta Toer sebagai pelaku sejarah kebudayaan di Indonesia.

Tahukah Anda tentang Blora?

Banyak kepingan-kepingan yang perlu dibaca kembali oleh kita tentang wilayah dengan nama Blora. Untuk itulah program AKUMASSA Forum Lenteng merasa perlu untuk masuk dan berbagi pengalaman dengan kawan-kawan komunitas tentang “bagaimana Blora” sekarang? Untuk kali ini Forum Lenteng bekerjasama dengen Komunitas Anak Seribu Pulau, yang merupakan komunitas anak muda di kawanan Randublatung Blora. Komunitas ini banyak bekerja menggunakan media seni grafis dan musik punk sebagai ekspresi persoalan-persoalan sosial-politik dan kebudayaan.
Semoga kerjasama jaringan AKUMASSA dengan Komunitas Anak Seribu Pulau dapat terjalin dengan baik.

 

Disarikan dari berbagai sumber.

 


 

About the author

Avatar

Hafiz

Hafiz dilahirkan di Pekanbaru, perupa dan pembuat video ini menyelesaikan studi Seni Murni di Institut Kesenian Jakarta tahun 1994. Ia salah satu pendiri Forum Lenteng (2003), dan menjadi ketua organisasi tersebut.

43 Comments

  • TPK…(tempat penimbunan kayu) yang selama ini tempat mangkalnya hasil hutan yang di angkut dari truk_truck tua seperti mercy atu yang lebih di kenal dengan istilah truck pesek.dan penebangan hutan itu tidak seperti halnya ritual adat kayak seperti sedekah bumi(tahunan)dan anehnya disini masyarakat pinggiran hutan di sini tidak dapat merasakan hasil hutan,pasdahal kalo kita melihat dan pelajari program-progan perhutani seperti halnya,LMDH(lembaga masyarakat desa hutan)atau dengan,PHBM(penanaman hutan bersama masayarakat)tidak berpihaknya pada masyarakat pinggiran hutan,la di situ kita bisa lihat bawasanya mereka tidak memberikan sebuah keterbukaan dan pendidikan agar mereka menjaga hutanya…..

  • Saat anda dah mengenal kota blora dan tertarik untuk main k,blora jangan lupa mampir di Randublatung sebelah selatan dari kota Blora.Randublatung punya makanan yang mengeluarkan keringat yang banyak dan bikin semangat dan kuat beraktifitas.RICA-RICA SALEWANG(anjing) mungkin kawan2 asing mendengarnya,tapi kalo kita rasakanya memiliki rasa yang kas pedasnya…!!!Ayo sapa yang mau coba datang di blora…….

  • asalamualaikum,om swastiastu,salam sejahtera.
    BLORA
    BLORA, BLORA ,blora kuta kang wicak sana kuta kang ndweni seni lan hasil bumi kang bisa nghauripi masyarakat

    MANGGA ,MANGGA,MANGGA kersa rawuh ing blora kang nduweni kesenian kang bisa nyeneng ake ati

    DUH cah bagus aja ngasi lali karo kuto blora kuta kang ndweni cerita bangsa……………..!tembang blora iki tak gawe saka atiku seng palin jero kanggo para masyarakat seng ngelalaiek ake blora………….salam kenal dari kumunitas remaja berjiwa seni (REMBES)jln .ayani.44a blora (ketangar )jateng.ketua lilik

  • Untuk Lilik REMBES (kumunitas remaja berjiwa seni), jln .ayani.44a blora (ketangar )jateng. Komunitas Anda dapat bekerjasama dengan Komunitas Anak Seribu Pulau (ASP) dalam mengembangkan berbagai kegiatan seni dan media. Kawan-kawan ASP pasti akan membantu dan dengan senang hati mau bekerjasama. Anda juga dapat menulis di webblog ini tentang hal-hal kecil yang Anda lihat disekitar. Kami membuka semua informasi penting dari komunitas untuk kita semua.

    Salam
    Hafiz
    Ketua Forum Lenteng

  • thx ya….aku jadi tertarik baca artikel2 blora, terutama randublatung, soalanya kekasih hatiku berasala dari sana, jadi minimal aku taulah….thx ya….keep posting..

  • hai…bangga jadi warga blora…tapi mengapa kehidupan rakyatnya masih selalu dekat dengan kemiskinan.padahal hasil kekayaan alam melimpah.Jati dan minyak misalnya.semestinya kekayaan tsbt dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat blora.itu yang harus dipikirkan…???

  • saya sbg putra blora merasa bangga atas tanah kelahiran saya, Blora punya byk catatan sejarah yg unik dan menjiwa pada warganya, namun sayang, saat ini hanya segelintir warga saja yg tahu, byk warga Blora yg kurang memperhatikan sejarah Kota Blora. menurut saya Blora itu mempunyai daya tarik tersendiri, dari sejarahnya, budyanya hingga kulinernya. tp knpa Blora yg di mata dunia mrpkan kota yg kaya akan keanekaragamn trsbt kelihatan sprt kota mati…..???????

  • aku wong blora, merasa bersukur dan banggga atas kelahiran aku, aku sebenarnya lahir di ds. ngolobo kec. jiken kab. blora. yang mana desaku itu dikelilingi oleh hutan kayu jati dan pabrik pengeboran mnyak milik negara / pertamina, jadi alangkah kayanya kampungku itu tapi sayang tak banyak orang dari desaku yang bisa kerja dikempungnya sediri dan aku sendiri kerja di Jakarta, ya kadang2 aja aku pulang kampung…..mengunjungi keluarga.

  • Saya lahir di Blora dan demi cintaku pada Blora sudah aku tulis buku cerita rakyat dari Blora terbitan Grasindo th 2009. Cerita asal-usul nama blora bukan wai dan lora tapi lebih heroik bisa dibaca dalam buku tersebut.

  • aku asli putra blora kel pilang randublatung blora memang tanpa kita sadari blora adalah banyak kaya akan sumber daya alamnya ada kayu jati minyak bumi tapi kesehjahteraan masyarakatnya kurang ironi sekali.

  • blora tempat kelahiranku 20 th silam,,,
    aku bangga terlahir dan besar dikota blora meskipun aku belum bisa menorehkan suatu prestasi untuk kota kebanggaanku,,namun suatu saat pasti,,,
    dan meskipun sekarang aku tinggal dikota yg lebih besar dan lebih maju yaitu BANDUNG tapi bagi ku blora tetep segala-galanya dan tak akan terganti,,,
    selalu dalam melekat erat disanubariku,,,,
    aku rindu kota blora,,,,

  • Blora akan tetap menjadi kota mati, bila yang muda hanya diam tak melakukan sesuatu. Terlalu takut dengan masa suram (1965), Blora memang dikondisikan seperti ini. Yang muda dan berpotensi, pergi dari sini…..yg bisa dikatakan cuma peduli. Tak adakah yang mengatakan REVOLUSI….merubah Blora menjadi kota yang lebih merata kesejahteraannya.

  • Jadi ingat akan kampung halamanku di Randblatung, waktu masih kecil saat perayaan 17san bulan agustus selalu diadakan pawai keliling desa, yang diikuti oleh anak2 sekolah dari SD,SMP,SMA dan para pejabat desa juga para warga dengan penuh antusias.
    Aku paling takut kalau ada BARONGAN yang bisa nathak dengan mulutnya yang lebar, terus takut dikejar-kejar sama penthul dengan brengos yang tebal mata belok.
    Tapi paling enak kalo jalan pagi ada yang jualan serabi uenak banget, sampai sekarang masih ada, terus kalo sore ada yang jualan jajanan kesukaanku GETHUK LINDRI, PURO, SAPLAK, MOTO KEBO, HOYOK2, SREDEK, GEMBLONG BLONDO, KETAN SAMBEL, wah jan enak tenan itulah beberapa makanan khas dari Desaku Randublatung.

  • taukah anda tentang Banten?
    Banten identik dengan jawara dan Santri.
    taukah anda tentang Banten?
    Untirta merupakan satu-satunya Universitas negeri yang ada di Banten (dahulu bersaing melepaskan status swasta dengan UNIS Tangerang).
    taukah anda tentang Banten?
    10 Tahun Banten melepaskan diri dari Jawa Barat tapi sudah mendapat peringkat ke14 sebagai provinsi Ter-Korup
    Taukah anda tentang Banten?
    Banten dipimpin oleh Gubernur wanita yang membangun politik Dinasty (politik Keluarga)
    Taukah anda tentang Banten?
    sampai tahun 2010, Banten tercatat sebagai Provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi.
    Taukah anda tentang Banten?
    2011 menjadi ajang pilgub, dan Incumbent akan kembali menjadi kandidat.

    🙂

  • Blora, sudah 4th lbh Qmninggalkanmu.
    MaafkanQ krn blm mbahagiakanmu.
    Selepas kuliah Qtak bisa menolak tuk direkrut perusahaan asing.
    23th yg lalu Qlahir d tanahmu, semoga Qbs membahagiakanmu.

  • …”””aku lahir di desa Karang, Bogorejo, Blora”””…
    >>>Blora pancen sugeh, mung rakyate podo durung iso.
    Blora kuwi susah maju, mergo penduduk’e podo ora peduli, ngertine mung pikiran cupet;
    “””sing penting saiki iso mangan, sesok urusan ngguri, ora usah mikir sing aneh2″””
    pangucap iki sing ndadiake Blora susah berkembang, akeh penduduk Blora sing durung iso mikir kedepan, mungkin wedi utowo opolah kuwi…
    menurut aku, penduduk Blora sing akeh isone mung tiru alias jiplak, durung iso lan durung wani gawe karya dewe sing kiro2 iso berkembang lan iso memajukan Blora<<>>Blora memang kaya, tetapi rakyatnya belum bisa.
    Blora itu susah maju, karena penduduknya kurang peduli, tahunya pikiran kolot;
    “””yang penting sekarang bisa makan, besok urusan belakang, tidak usah berfikir yang aneh2″””
    kalimat ini yang menjadikan Blora susah berkembang, banyak penduduk Blora yang belum bisa berfikir kedepan,mungkin karena takut atau apalah itu…
    menurut saya, penduduk Blora yang bisanya meniru alias jiplak, belum bisa membuat karya sendiri yang kira2 bisa berkembang dan bisa memajukan Blora<<>>Blora really rich, but the people not yet can.
    blora that is difficult progresses, because the citizen less care, they know it conservative idea;
    ” ” ” important now can eat, tommorow hind affair, there is no need to think strange” ” ”
    this sentence is that makes Blora difficult bloom, many citizens Blora not yet can think to the fore, probably because afraid or what is that. . .
    follow me, citizen Blora that the can it imitate or copy, not yet can make work self approximately can bloom and can improve Blora<<<

  • Saya dilahirkan di Blora. Blora tertinggal karena masa lalu dengan cap jelek, terutama peristiwa 1965. Sekarang blora sudah maju dibandingkan dengan masa-masa lalu,lho. Saya sering nengok ortu dan mengikuti perkembangan Blora secara umum. Kalau saya melihat Blora itu ditinggalkan oleh para penguasa saat itu, karena masyarakat Blora masih punya pendirian dan tidak mau dijajah oleh para penguasa saat itu bahkan mungkin sampai saat ini.Ini hanya urun rembug saja. Matur nuwun.

  • Assalamualaikum aku alumni SMAN Blora tahun 1981 waduh sekarang saya pangkling kemajuan kota Blora. Adik adikku memang pinter dan kreatif. Maju untuk Blora.Konco-koncoku piye kabare.Sukses selalu

  • thank gan,,,dilanjutin ya artikel tentang daerah Blora,,dan semoga akumassa tetap mengorbit,,

    Salam,

  • Aq alumni SMAN 1 Blora ’06…
    Blora banyak sekali sumur tua yg bisa dimanfaatkan oleh pemda.
    Yg bisa membantu sedikit perekonomian masyarakat.
    Tp semua hanya rencana dan wacana,, prakteknya 0000000

  • Terimakasih kota Blora, untuk wilayah kecamatan Randublatung menuju desa Tlogotuwung infrastuktur jalannya sangat rusak, dan kasihan anak- anak yang pada sekolah seperti SPM dan SMA sangat menyedihkan sekali ada gak ya kira- kira anggaran buat fasilitas masyarakat pedesaan pemerataan pembangunan

  • Mudah- mudahan segera ada jalan keluar untuk menyelesaikan persoalaan jalan yang buruk karena di Desa Tlogotuwung banyak anak – anak yang ingin meraih impian menjadi apa yang di inginkannya, tolong bisa di bantu agar ada APBD yang bisa di nikmati masyarakat desa Tlogotuwung

  • I love Blora, ,Blora tanah kelahiranQ, aku pergi juga untuk kembali ke Blora, salam dr TSC ( TIGER SUNGAILIAT COMMUNITY ) BANGKA BELITUNG, buat anak2 BLASTER ( BLORA KOMUNITAS TIGER )
    Bangga dengan kota kelahiranku yg bnyk menyimpan sejarah.
    Bravo HTCI ( Honda Tiger Club Indonesia )

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.