Ruang Ruang di Rangkasbitung

Oleh  pada  4 Desember 2009  di  Rangkasbitung - Lebak, Banten  |  10 Komentar

Kota Rangkasbitung terlihat dari gedung sekolah

Kota Rangkasbitung terlihat dari gedung sekolah

Tanaman-tanaman di halaman rumah kini sudah segar kembali. Musim sudahlah berganti lagi. Banyak hal sudah terlewati. Aku tidak bermaksud menyendiri setiap hari, melainkan sedang asyik membaca katalog kecil. Membaca berulang kali setiap hari dan itulah yang terjadi kini. Di dalamnya isi buku terdapat cerita-cerita lucu. Kusempatkan membacanya setelah pulang sekolah sambil jalan kaki sepanjang Jalan Multatuli menuju rumah.Tulisan-tulisannya sungguh lucu sekali. Gambar-gambar kecil dalam buku kecil (Loket Karcis). Buku aneka warna dengan ragam bentuk itu terbawa dari Jakarta (Forumlenteng dan Ruangrupa) ke Saidjah Forum. Isinya cukuplah membuat aku banyak berpikir tentang ruang-ruang di gedung yang kusinggahi setiap kali. Sejujurnya aku menyukai gedung tidak bertingkat. Aku ingin kotaku ini tidak dibangun gedung bertingkat.  Cukuplah tower-tower tinggi saja yang terlanjur berdiri menghiasi pingiran Kota Lebak kini.

 

Gedung rumah sakit

Gedung rumah sakit

5

Sungai Ciujung

Ada banyak bacaan di Saidjahforum tetapi hanya buku katalog sajalah yang aku suka. Mungkin karena banyak warna-warni yang menarik atau mataku terlanjur tertarik melihat dan mengagumi gambarnya saja dengan seksama di buku itu. Biasanya buku kecil itu bercampur di buku tugas dalam tasku. Saat pulang sekolah siang atau pagi hari tanpa matahari, mata terus mengamati gambar dan mataku tertuju ke berbagai arah ruang gedung. Saat cuaca berubah-ubah aku mengamati banyak sudut di segala arah ruangan yang tersinggahi. Maka tak terasa hampir satu tahun aku keluar masuk Saidjah dan akan segera mengakhiri Sekolah Menengah Pertama.

 

tempat parkir apotik Banten Farma tak beratap

tempat parkir apotik Banten Farma tak beratap

Dalam beberapa bulan terakhir aku tidak ke Saidjahforum karena harus menemani ibu di Rumah Sakit. Gedung rumah sakit sudah selesai di bangun kini. Letaknya berada di sebelah barat alun-alun.

 

jalan menuju lantai 2 rumah sakit, tanpa tangga

jalan menuju lantai 2 rumah sakit, tanpa tangga

 

lorong rumah sakit

lorong rumah sakit

Sepi sekali saat gerbang terlewati. Mungkin karena dikhususkan untuk orang-orang dalam perawatan inap saja. Kata teman perempuan kelasku, Rangkasbitung sekarang dalam pembangunan, tetapi mataku hanya bisa melihat gedung-gedung pemerintahan saja yang banyak dibangun. Ketika ibu terbaring aku bertanya, “kapan rumah kita akan dibangun lagi?” Ibu hanya bilang, “Dibangun apanya? Rumah kita sudah begitu adanya.”

 

jalan pintas menuju rumahku

jalan pintas menuju rumahku

lorong cahaya di rumahku

lorong cahaya di rumahku

Penatnya dalam ruangan enam jam lamanya membuat aku ingin banyak bermain di tempat yang luas. Terkadang aku ingin belajar di taman yang luas, tidak di dalam ruang.

 

ruang kelas terllhat dari kaca jendela

ruang kelas terlihat dari kaca jendela


 


Tentang Penulis

www.akumassa.org terbit didasari atas gagasan tentang jurnalisme warga, masyarakat khususnya pekerja kreatif muda (usia 20-30 tahun) yang dapat memanfaatkan teknologi modern dan internet global ini sebagai media informasi alternatif dan juga untuk melengkapi maupun memeriksa fakta-fakta yang diberitakan dalam media. Apa yang dikerjakan oleh Forum Lenteng selama ini, adalah sebuah usaha mengumpulkan narasi-narasi kecil tentang kota, Jakarta khususnya. Narasi-narasi yang dituturkan ’sendiri’ oleh masyarakatnya. Karena selama ini berita-berita yang diketahui oleh masyarakat berada pada kuasa media massa besar. Dengan gagasan tersebut di atas Forum Lenteng berinisiatif untuk membuat media massa alternatif berbasis jaringan internet dalam bentuk blog yang diaplikasikan ke dalam program dan ide akumassa. Isi dalam artikel-artikel yang terbit dalam www.akumassa.org berisi tentang kepingan-kepingan kecil akan sejarah dan peristiwa di tiap kota dampingan ataupun kota di luarnya.

Lihat semua tulisan

10 Komentar on "Ruang Ruang di Rangkasbitung"

  1. maya 26 Oktober 2010 pukul 15:08 · Balas

    wuihh…….. Kerennn !!

  2. dunks_poenya 20 Februari 2010 pukul 20:08 · Balas

    Tulisan lo bikin gw kngen bnget ma rangkas. dah lebih dari dua tahun gw gak prnah k rks lagi. gw ingin lihat gedung sekolah sma gw ( sma 1 rks) apakah sudah berubah?

  3. soemantri 10 Januari 2010 pukul 08:11 · Balas

    salute…doakan semua yang ada

  4. BM 9 Desember 2009 pukul 14:38 · Balas

    makasimakasi. :)

  5. fd 8 Desember 2009 pukul 12:56 · Balas

    Terkadang anak yang satu ini liar terkadang juga memiliki sensitifitas yang luar biasa rumit. Teksnya mengendap di folder yang berantakan. Terimakasih untuk PAUL dan Adel yang banyak memotivasi saidjah. Kapan kawan-kawan dari Forlent singgah kembali ke lebak?

  6. Badrul Munir 8 Desember 2009 pukul 08:36 · Balas

    Bima, lama sekali aku tunggu tulisan mu ini, ketika baca, aku jadi bangga sekaligus terharu,, lu bisa nulis lebih bagus dari ini nanti… tetap semangat bim… tapi jangan lupa hadir selalu di saidjah english club, bhs inggris lu masih parah tuh.. buat aboy… malu atuh sama bima… kapan tulisan lu di kirim… salam…

  7. kikie pea 7 Desember 2009 pukul 16:32 · Balas

    wahahahaaa….. anak pinter! bacaannya aja katalog pameran!!

  8. anggie 6 Desember 2009 pukul 12:56 · Balas

    jadi pingin ke rangkas, mugkin abis akumassa ciputat selesai.

  9. Mas Roy 6 Desember 2009 pukul 09:09 · Balas

    Dear Bima,

    tulisan dan bacaanmu sangat bagus ya bim.
    I luv u.

  10. Hafiz 5 Desember 2009 pukul 13:28 · Balas

    Bima, tulisan ini sangat menyentuh. Kamu pasti bisa menulis lebih banyak lagi dengan foto-fotomu yang sangat bagus itu. Rekamlah apa yang kamu tahu tentang Rangkasbitung. Tapi jangan lupa sama tuga-tugas sekolah ya…karena itu tanggung jawab utama kepada orang tua. salam Hafiz

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

 

PROFIL

   

                 

src=