Believe It or Not

Oleh  pada  8 November 2009  di  Randublatung - Blora, Jawa Tengah  |  6 Komentar

1Berawal dari sepengetahuan aku saja, semenjak duduk di kelas 2 SMPN 1 Randublatung sering terpikir, kenapa sih kakak kelas dari sekolahku maupun sekolah yang lain sering tertimpa kasus pregnant atau hamil dalam bahasa  negara kita.

7

Randublatung, sangat dikenal bahwa warganya itu peramah banget, dari cara bicara ataupun menyapa antara orang ke orang sangat halus banget, tapi di balik semua itu dari apa realita yang aku tau, aku dengar satu kata yang tidak asing di telingaku sendiri ataupun orang lain (aku yakin itulah sebagian warga juga tau). Kenapa sih pasti setiap tahunnya ada kasus siswi SMA ataupun SMP yang hamil (wowwwwwww… kesannya ngeri kallee yeeeeeee!!)

2Tak bisa dipungkiri kalau dunia atau zaman ini telah maju dan berkembang sehingga kata ‘tabu’ sudah biasa dimata para muda-mudi, walaupun ada larangan dari orang tua ataupun guru di sekolah.

3Sungguh anehnya telah membudidaya pengaruh dari barat itu saat ini, pasti taulah (tau lah yaw…). Dibilang percaya kita percaya dan dibilang tidak percaya (kitapun akhirnya percaya) apa sebabnya kita tau sendiri pasti ada kasus dimana setiap tahunnya tidak pernah absen di lingkungan sekolah kelas menengah di Randublatung,  dimana ada siswi yang hamil secara tidak sengaja (bagi kita mungkin dia”enjoy aja kaleeee”) hahahaha.

4Kita mbok ya berfikir siapa toh yang salah? Siswa-siswi atau guru yang luput memberi materi tentang ”SEX EDUCATION”.  Aku rasa para guru sudah menerangkan secara jelas dengan keringat yang deras hingga sapu tanganpun jadi saksinya. Tapi apa mau dikata, semua sudah terlanjur atau orang Jawa bilang, “sing uwis ya uwis” (yang sudah ya sudah).

5Orang tua dari individu yang terjerat problema seperti itupun pada akhirnya hanya manut alias pasrah, walaupun mulanya bentak-bentak, ingin masalahnya cepat terselesaikan.  ”Ini Randublatung, Pak, di mana menghamili anak orang dianggap wajar, apalagi itu kan gratis!!! hehehehe.

6Percayalah kewajaran, kesadaran, ataupun nalar akan bias dan buta apabila dilema sedang mabuk cinta, alkohol, darat(obat-obatan)  dan ganja. Hahahaha

KEEP VIRGIN,  BE HEALTHY!!!


 


Tentang Penulis

www.akumassa.org terbit didasari atas gagasan tentang jurnalisme warga, masyarakat khususnya pekerja kreatif muda (usia 20-30 tahun) yang dapat memanfaatkan teknologi modern dan internet global ini sebagai media informasi alternatif dan juga untuk melengkapi maupun memeriksa fakta-fakta yang diberitakan dalam media. Apa yang dikerjakan oleh Forum Lenteng selama ini, adalah sebuah usaha mengumpulkan narasi-narasi kecil tentang kota, Jakarta khususnya. Narasi-narasi yang dituturkan ’sendiri’ oleh masyarakatnya. Karena selama ini berita-berita yang diketahui oleh masyarakat berada pada kuasa media massa besar. Dengan gagasan tersebut di atas Forum Lenteng berinisiatif untuk membuat media massa alternatif berbasis jaringan internet dalam bentuk blog yang diaplikasikan ke dalam program dan ide akumassa. Isi dalam artikel-artikel yang terbit dalam www.akumassa.org berisi tentang kepingan-kepingan kecil akan sejarah dan peristiwa di tiap kota dampingan ataupun kota di luarnya.

Lihat semua tulisan

6 Komentar on "Believe It or Not"

  1. wulan 10 Maret 2010 pukul 21:07 · Balas

    em, kalo menurut aku, kayaknya gak hanya randublatung ko yang bgitu, di setiap daereah pasti ada….yah makanya sebgai generasi muda kita harus jaga itu jangan sampai kebablasan dalam bergaul….nice artikel…keep posting…

  2. CARRY_DODEE 28 November 2009 pukul 23:03 · Balas

    I just wanna say,,,

    gw kaga tau persis apa yang terjadi di Randublatung ini,,,tapi gw pernah denger sich selenthingan yang bilang pasti tiap tahun ada MBA ( Merried By Accident) itu gila’ banget kalo gw bilang,,,dan kita sebagai anak Randublatung harusnya bisa ngejaga apa yang ortu percayakan pada kita,,,Don’t do a bad things before mirrage…itu kalimat yang di kasih ama abang gw yang ada di canada xixixixi bule’ ajah yang terkenal free sex bisa bilang geto,,,kenapa kita engga sebagai bangsa timur :) …salut buat yang nulis dach yang mengangkat tentang pergaulan anak2 sekarang :) love for all writer :)

  3. bobdodi 28 November 2009 pukul 22:39 · Balas

    thanks bwt perhatian moral dari kawan2 yach,aku yakin bukan hanya di randublatung aja realita itu terjadi !!! jadinya ada pesan dari dodee bwt kawan2 semua, KEEP VIRGIN BE HEALTHY.

  4. hadi suharto 23 November 2009 pukul 10:24 · Balas

    Yang pasti karena….

    Beli kondom Masih Pada Malu…..dan IMron Yang nggak KUat …….

  5. rob 14 November 2009 pukul 16:50 · Balas

    yg salah bukanlah siapa-siapa, tapi diri kita sendiri, karena kurang dakwah pada mereka tentang betapa pentingnya menjaga diri dari hal -hal yang memalukan, seperti hamil diluar nikah dianggap biasa, bahkan jadi hal yang lumrah.. menurutku kuranglah etis kita menyebut itu hal yang lumrah… mungkin bisa kita sebut kecelakaan yang sering terjadi pada anak sekolah pada saat ini, karena kurangnya perhatian dari orang tua dan juga kurang nya keharmonisasian antara keluarga tersebut… dan yang paling utama adalah kurangnya pendidikan tentang sex di usia dini…

  6. iwan yeah... 9 November 2009 pukul 09:57 · Balas

    ok…ok….tapi ya gak wajar dan geratis tog dode…ya kalo da gratisan aku juga mau kok.kwkwkwk
    ok bro tetap semangat ya??kami tunggu berita terbaru kamu di sekitarmu..ajak-ajak kalo da gratisan.wkkwkwkwkwk

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

 

PROFIL

   

                 

src=