Oleh Muhammad Sibawaihi An-nuha | Pada Kamis, 28 Januari 2010
* * *

Kehidupan saat ini memaksa kita untuk menjadi manusia yang multifungsi dan mampu bersaing dalam berbagai bidang, terutama dalam bidang informasi. Karena bagaimanapun kemajuan itu harus didukung dengan kemajuan dalam bidang tersebut. Untuk menciptakan generasi yang mampu bersaing, pada Rabu, 27 Januari 2010 Forum Lenteng bekerjasama dengan Ma’had Diniyah Banu Sanusi mengadakan workshop media komunikasi yang spesifik pada karya jurnalistik dan video.  Kajian jurnalistik seperti ini tergolong sangat bermanfaat sekali sebagai penambah wawasan dan pengetahuan, terutama mengenai jurnalistik dan media komunikasi.

Workshop Kilat di Ponpes Banu sanusi

Acara ini dilaksanakan di sebuah ruang belajar yang juga befungsi sebagai Mushola Pondok Pesantren Banu Sanusi. Cuaca yang panas tidak mengurangi minat para santri dalam mengikuti kegiatan yang dimulai pada pukul 11.00 WITA tersebut. Riezky Andhika Pradana (Kikie Pea) dan Gelar Agryano Soemantri dari Forum Lenteng bertindak sebagai pemateri. Mereka dengan semangat memberikan penjelasan kepada para peserta workshop yang terdiri dari para santri Tsanawiyah dan Aliyah (setingkat SMP dan SMU).

Kajian ini dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama mengenai jurnalistik dan media komunikasi, sedangkan yang kedua mengenai video. Sesi pertama menjelaskan tentang proses dan jenis-jenis media komunikasi yang dilanjutkan dengan jenis-jenis karya jurnalistik. Sebelum istirahat makan siang dan sholat Dzuhur, para peserta diberi tugas membuat contoh berita singkat (spot news) sesuai dengan apa yang diterangkan sebelumnya.

Workshop Kilat di Ponpes Banu sanusi

Workshop Kilat di Ponpes Banu sanusi

Sesi kedua dilanjutkan dengan pemutaran Massroom Project (project karya video Forum Lenteng tentang Kota Jakarta), diantaranya Jakarta 24, B, dan Secreenry. Para Santri terkejut manakala disuguhkan film yang tidak biasa mereka tonton. Awalnya banyak para peserta mengira akan diputarkan film yang akrab di mata mereka. Namun, ketika melihat tayangan video tentang kereta api banyak yang mengatakan bahwa mereka pusing setelah melihat itu, dan banyak yang spontan mengatakan “MasyaAllah” ketika mendengar suara-suara yang mengagetkan. Maklum saja, di Lombok jarang terjadi polusi suara dari sarana transportasi seperti kereta atau bajaj.

Workshop Kilat di Ponpes Banu sanusi

Workshop Kilat di Ponpes Banu sanusi

Sempat juga banyak yang keluar dari ruangan pertemuan karena terkendala dengan pemadaman listrik yang sering terjadi di wilayah Gunungsari. Namun, selang beberapa jam listrik kembali menyala dan para peserta berdatangan untuk menyaksikan video yang akan diputar. Banyak juga yang asyik mendengarkan musik pengiring video yang cukup mampu membuat kaki dan kepala bergoyang. Salah seorang peserta menanyakan perbedaan antara karya dokumenter dengan karya fiksi. Selain dijawab dengan lugas oleh para pemateri, untuk memperjelas peserta disuguhkan film “Balada Hari Raya” (karya Riezky Andhika Pradana) sebuah film fiksi yang terinspirasi dari  cerpen Hamsad Rangkuti.

Antusias para santri dalam membuat tugas berita spot news

Antusias para santri dalam membuat tugas berita spot news

Workshop Kilat di Ponpes Banu sanusi

Setelah penayangan film,  Mas Kikie Pea menjelaskan tentang film yang baru saja diputar. Sehingga para peserta mengerti tentang film tersebut. Beberapa peserta dengan antusiasnya mengacungkan tangan ketika diberi kesempatan untuk bertanya.

Semoga kegiatan seperti ini terus berlangsung. Rencananya, Komunitas Pasir Putih akan mengadakan  workshop video di Pondok Pesantren Banu Sanusi di kemudian hari.

Your email:

 


8 pembaca suka artikel ini.
Bagi dan Sebarkan:
  • PDF
  • Print
  • email
  • RSS
  • Facebook
  • MySpace
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Ping.fm
  • Digg
  • Reddit
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Tumblr

Artikel terkait:

  1.           Workshop Video: Pemuda-Pemudi Kompleks UNTIRTA, Serang
  2.           Penutupan Workshop Di Taman Lenteng
  3.           Satpam Pondok Hijau
  4.           Pemutaran Hasil Workshop Video Tetangga
  5.           SD Pondok Cina
Anda dapat meninggalkan respon, atau jejak balik dari situs anda.

Komentar (10)

 

  1. Gozali mengatakan:

    Assalamu’alaikum Pak Ust. sekalian olah roso… antisipasi pemadaman dengan cahaya dari jemarimu

  2. jaeezaa clara azzahra mengatakan:

    good .. good .. good !!
    mempertajam seni menuangkan gagasan ..

  3. harry potter mengatakan:

    kiki ama gelar, lo berdua tetap aja tinggal di lombok bantu aku ngajar di lembaga ku LP3M, ntar aku bikinin rumah dan cariin pendamping alias istri yang solehah dari pondok pesantren sepulau lombok

    deal ye!!!! he he he

  4. renal r. kasturi mengatakan:

    Wah tuh santri senyum simpul apa karna maerinya atau sama Kiki Pea yg nyentrik…

  5. aconk mengatakan:

    mantab, besok ngajar ngaji ya di forlent

  6. mantap mengatakan:

    pematerinya kyak lagi ngasi musik rock..hehehe
    celana sempit baju ketat..^^

  7. andangkelana mengatakan:

    keren banget nih! blackboards-nya Makhmalbaf.

  8. roker tobat mengatakan:

    ini berkat cup cup ring, kwaci 3 dan dankow 1 plus

  9. soemantri,entis mengatakan:

    salam ki kanjeng beserta dayang adipati.. miss yu cupcup ring, ..

  10. otty mengatakan:

    kata ki kanjeng UTM, penemuan2 teoritis berasal dari papan tulis hitam dan kapur. kenapa orang2 di india pintar2 dan menguasai lbih nyaris 50 persen jabatan intelektual di USA? karena mereka sekolah dengan menggunakan papan tulis dan kapur serta sekolah di sana sangat-sangat murah. apalagi kalau gratis seperti yang dilakukan teman2ku di lombok ini.

Tinggalkan pesan balasan

ACARA

  • The Loss of The Real

PESAN

Tentang Perubahan Iklim Dunia

Kami mengajak kawan-kawan komunitas untuk berpartisipasi dalam melakukan gerakan kesadaran terhadap perubahan iklim ini. Komunitas-komunitas merupakan yang paling terdepan dan secara langsung menghadapi perubahan yang dialami oleh masyarakat. Jadi, mulailah kita berubah dari kebiasaan yang merusak lingkungan. Kita pasti bisa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bumi yang sudah semakin panas ini.

  • Forum Lenteng Channel on Youtube

PROMOSI

  • Sinau Art Course

POTRET

ARTIKEL ACAK

      Pak Halim Sang Komandan

      (Ciputat, Tangerang Selatan)

      Pak Halim mengenakan seragam dinas kebanggaannya
      Bulan kedua ini akan segera berakhir. Tinggal menghitung hari, libur panjang ini akan usai. Aku masih menunggu matahari yang belum nampak hingga kini menjelang siang. Mendung, seketika hujan turun dengan derasnya tanpa aba-aba rintikan air di kulit i ...

      (Ada 6 komentar pada artikel ini)

      Jejak Pabrik Tahu Di Kebon Kelapa

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      Dua orang pekerja yang membenahi atap pelindung bahan baku tahu (kacang). foto di ambil di pabrik tahu Kebon Kelapa
      21 Januari 2009 "Persetan!" suara growl khas musik underground terdengar kurang jelas, kepalanya mengangguk angguk mengiringi irama musik yang bergemuruh seperti suara kereta api yang menyesakan dada. Meski keberadaannya sekarang sudah tergilas oleh ...

      (Ada 10 komentar pada artikel ini)

      Satu Kisah di Malam Perjalanan

      (Padang Panjang, Sumatera Barat)

      Aku : "Ibu maaf, kenapa makannya pakai kantong plastik segala?" Ibu : "Tak ada, pengen aja aku makan kayak gini.." Pertanyaan pertamaku di atas menjadi kalimat pembuka antara aku dengan seorang ibu muda yang sama sekali belum pernah aku lihat sebelum ...

      (Ada 9 komentar pada artikel ini)

      Cahaya Proyektor Itu Kini Padam Sudah

      (Padang Panjang, Sumatera Barat)

      pak-udin-sang-projectionist
      "Pak Udin adalah kakekku yang bekerja sebagai projectionist di bioskop Karia Padangpanjang sejak 1954, berarti sudah 55 tahun ia menekuni pekerjaan itu." Sepenggal kalimat dari artikel akumassa lalu, yang ditulis oleh Jelitha Ramadhani. http://akumas ...

      (Ada 11 komentar pada artikel ini)

      Gaib

      (Cirebon, Jawa Barat)

      kamar Bu Joni
      Awal bulan Juli 2009, ketika sedang berkumpul di saung, kami dikagetkan oleh suara jeritan seorang perempuan. Seketika kami berhamburan keluar mencari sumber suara yang ternyata datang dari istri Pak Joni. Suaranya nyaring tertawa kadang menangis be ...

      (Ada 6 komentar pada artikel ini)

      “Iye arek digusur“ (Ini mau gusur)

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      jalan kitarung
      “Iye arek digusur“ (Ini mau gusur) Hah! “Ceunamah tahun dua rebu salapan - sapuluh”. (katanya sih tahun 2009 - 2010) “ imah-imah arek diratakeun”. (Rumah semua akan diratakan) “imahna si Dableng geh kan di sisi jalan”, (si Dableng juga rumahnya kan d ...

      (Ada 2 komentar pada artikel ini)

STATISTIK

    • Artikel:  368
    • Komentar:  2,031
    • Halaman:  13
  • KUNJUNGAN

    Saat ini: 44

    Total: 68999

  • www.akumassa.org adalah media informasi komunitas yang digagas oleh Forum Lenteng Jakarta
    untuk merekam informasi tentang persoalan lokal dalam konteks sejarah dan kekinian yang diproduksi oleh komunitas.

    FB | TWEET
    RSS | Kontak | Jaringan | Forum Lenteng | Jurnal Footage | DariVisual | Context Creative Media