Oleh Wiwin Tri Komala | Pada Rabu, 27 Januari 2010
* * *

Terengan merupakan bukit yang jarang sekali terjamah oleh orang yang asing dengan daerah ini. Di sini ternyata ada tempat pemandian yang indah. Bukit yang bernama Terengan Gubuk Baru itu terletak di Pemenang Timur, Lombok Utara. Sebuah bukit yang sempat membuat ‘heboh’ jadi pembicaraan masyarakat sejak tiga tahun yang lalu. Meski lokasinya terpencil, namun masyarakatnya, terutama pemuda-pemudanya, mempunyai pendidikan yang tinggi. Rata-rata mereka berkuliah di Mataram dan bahkan ke Pulau Jawa. Akhirnya, banyak kaum mudanya lebih suka memilih untuk mencari kehidupan yang lebih baik di kota lain ketimbang harus tinggal di Terengan.

 

Pemandian Tiu Roton ramai dikunjungi, walaupun belum diresmikan

Pemandian Tiu Roton, ramai dikunjungi setiap hari Minggu

Masyarakat Terengan punya penampungan air bersih yang menggunakan pipa-pipa sambung yang dihubungkan dari ujung bukit ke induk sungai. Ini dapat terlaksana karena masyarakat melakukannya secara bergotong-royong untuk mendapatkan air bersih. Sebelum ada penampungan air bersih, masyarakat Terengan mengangkut air dengan ember dari sungai ke rumah mereka masing-masing untuk memasak dan lain-lain keperluan rumah tangga. 

 

Warga bergotong royong membangun saluran air

Warga bergotong royong membangun saluran air

Tiu Roton, nama tempat pemandian itu mulai dikenal masyarakat luar Terengan di awal tahun 2007. Meskipun  belum diresmikan, tempat ini selalu ramai pada tiap hari minggu. Warga sekitar juga menjadikan Tiu Roton sebagai tempat bercengkerama bersama kerabat dan keluarga. Rata-rata pengunjung, datang ke pemandian Tiu Roton untuk makan-makan atau sekadar mandi, lalu pulang. Ada juga sebagian yang membuang penat dari hiruk-pikuknya kendaraan di kota. Tempat ini belum bisa dimasuki kendaraan bermotor. Warga sekitar biasanya ‘heboh’ bila melihat orang-orang kampung sebelah yang dianggap asing. Lebih ‘heboh’ lagi bila bertemu pengunjung dari Jawa yang penasaran dengan Tiu Roton. Tempat ini memang digunjingkan bakal menjadi tempat wisata baru di Lombok Utara.

Asal nama Tiu Roton bermula dari batu yang berada di sungai itu bersusun menempel antara satu batu dengan batu lainnya. Di pemandian ini, ada dua beringin besar yang letaknya di sebelah kiri dan kanan. Banyak juga jenis pepohonan yang lain. Tapi sebelum kita sampai ke tempat pemandian, kita mesti lebih dulu melewati sungai karena belum ada jalan yang memadai. Setelah melewati sungai, kita lantas berjalan kaki melintasi kebun-kebun milik masyarakat sekitar, kira-kira sepuluh menit dari tempat parkir. Kadang, jalan ke tempat pemandian agak sulit apabila warga mulai bercocok tanam.  Terengan Gubuk Baru adalah salah satu penghasil ubi terbanyak di Kecamatan Pemenang dan Kecamatan Tanjung, termasuk juga kawasan tempat sebagian warga menanam ubi pada kebun sebagai jalan menuju pemandian Tiu Roton.

 

Tiu Rotong banayk

Pohon beringin besar yang terdapat di Tiu Roton

Tiu Roton 6

Harapan sebagian warga Terengan Gubuk Baru, pemandian Tiu Roton bisa menjadi aset ekonomi dan kekayaan kampung tersebut. Selain diharapkan pula bisa menjadi salah satu aset pariwisata Lombok Utara yang dikenal wisatawan mancanegara, bukan hanya wisatawan lokal.

Tiu Roton merupakan pemandian yang masih alami, belum terjamah tangan-tangan yang selalu banyak ide agar pemandian Tiu Roton semakin menarik di mata pengunjung. Sehingga misalnya, bisa saja pemandian ini dimanipulasi dengan berbagai cara yang malahan bisa memunahkan kealamiannya sedikit demi sedikit.

 

Pemandian Tiu Roton yang masih alami

Pemandian Tiu Roton,masih asri dan alami


5 pembaca suka artikel ini.
Bagi dan Sebarkan:
  • PDF
  • Print
  • email
  • RSS
  • Facebook
  • MySpace
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Ping.fm
  • Digg
  • Reddit
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Tumblr

Artikel terkait:

  1.           Nyelametang Telokan: Masyarakat Telok Kombal
  2.           Berugaq, Ruang Terbuka Masyarakat Lombok
  3.           Masjid Kuno Bayan Beleq dan Masyarakat Adat
  4.           Video Aku Massa Cirebon: Keramaian di Pasar Kanoman Membuat Keraton Terasing Dari Masyarakat
  5.           Membongkar Masyarakat Italia Melalui Sebuah Film
Anda dapat meninggalkan respon, atau jejak balik dari situs anda.

Tinggalkan pesan balasan

ACARA

  • The Loss of The Real

PESAN

Tentang Perubahan Iklim Dunia

Kami mengajak kawan-kawan komunitas untuk berpartisipasi dalam melakukan gerakan kesadaran terhadap perubahan iklim ini. Komunitas-komunitas merupakan yang paling terdepan dan secara langsung menghadapi perubahan yang dialami oleh masyarakat. Jadi, mulailah kita berubah dari kebiasaan yang merusak lingkungan. Kita pasti bisa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bumi yang sudah semakin panas ini.

  • Forum Lenteng Channel on Youtube

PROMOSI

  • Sinau Art Course

POTRET

ARTIKEL ACAK

      Kereta dan Massa

      (Lenteng Agung, Jakarta Selatan)

      Rel kereta Lenteng Agung
      Kereta dan massa. Mungkin terbayang dalam benak kita tentang rangkaian gerbong dengan penumpang yang berjejalan di dalamnya. Atau puluhan orang menunggu datangya kereta di stasiun. Itu semua benar. Tapi yang akan aku ceritakan saat ini adalah tentang ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

      Ciputat di Waktu Lalu

      (Ciputat, Tangerang Selatan)

      perbatasan Banten-Jakarta
        [caption id="attachment_2978" align="aligncenter" width="480" caption="perbatasan Banten-Jakarta"][/caption] Menelaah kota Tangerang Selatan melalui kacamata sejarah mempunyai pengaruh besar terhadap kemerdekaan tanah air. Tangerang Selatan yang ki ...

      (Ada 20 komentar pada artikel ini)

      Publikasi Pemutaran akumassa Rangkasbitung

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      [issuu layout=http%3A%2F%2Fskin.issuu.com%2Fv%2Fcolor%2Flayout.xml backgroundcolor=FFFFFF showflipbtn=true documentid=090702192539-c1e96df2c2ae4aa495da2613eb79832a docname=publikasi-pemutaran-akumassa-rangkasbitung username=forumlenteng loadinginfote ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

      Pabrik Minyak yang kini jadi Rabinza (Rangkasbitung Indah Plaza)

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      pabrik-minyak-inside_02
      [caption id="attachment_345" align="alignnone" width="350" caption="Pabrik Minyak"][/caption] Hanya foto ini kenangan dari pabrik Minyak jaman kolonial dulu, sekarang sudah rata dan di bangun Rabinza (Rangkasbitung Indah Plaza). [caption id="attachme ...

      (Ada 2 komentar pada artikel ini)

      Gado-Gado Pintar

      (Lenteng Agung, Jakarta Selatan)

      Bu Nani
      Sebut  saja namanya Ibu Nani, karena biasanya orang setempat memanggilnya begitu. Ibu Nani tinggal dekat Taman Lenteng Agung, tepat di seberang Kampus IISIP Jakarta. Menurut pelanggannya yang tinggal di kawasan itu sejak 1992, gado-gado Ibu Nani cuku ...

      (Ada 1 komentar pada artikel ini)

      Pengalaman Casting

      (Cirebon, Jawa Barat)

      Iklan "Calon Bintang Terkenal"
      Iklan "Calon Bintang Televisi" Waktu itu saya masih kelas 3 Sekolah Menengah Pertama akhir setelah UAS (Ujian Akhir Semester) dan saya mengikuti lomba akting di Cirebon Mall. Biaya pendaftarannya Rp 65.000. Saya mengikuti lomba akting ditemani oleh M ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

STATISTIK

    • Artikel:  368
    • Komentar:  2,031
    • Halaman:  13
  • KUNJUNGAN

    Saat ini: 44

    Total: 68999

  • www.akumassa.org adalah media informasi komunitas yang digagas oleh Forum Lenteng Jakarta
    untuk merekam informasi tentang persoalan lokal dalam konteks sejarah dan kekinian yang diproduksi oleh komunitas.

    FB | TWEET
    RSS | Kontak | Jaringan | Forum Lenteng | Jurnal Footage | DariVisual | Context Creative Media