Oleh Dian Komala | Pada Senin, 5 Juli 2010
* * *

Semenjak Piala Dunia 2010 yang dimulai bulan Juni kemarin, saya dan teman-teman jadi lebih suka membicarakan tentang sepak bola. Tentang siapa yang menang, yang kalah, berapa skornya, prediksi siapa yang juara, dan sebagainya.

Pernah satu kali saya menemani teman mencari informasi tentang sepak bola. Cukup seru, membuat saya ingin terus menyaksikan permainan yang dimainkan oleh 22 orang ini.  Teman saya lalu menyarankan saya untuk menelusuri mitos-mitos yang ada di permainan sepak bola. Banyak mitos yang disodorkan, menarik semua, tetapi satu mitos yang menurut saya paling menarik yaitu ‘Mitos para pemain bernomor punggung 10’.

Saya jadi ingat ketika kecil, saya dan adik-adik senang menonton filem kartun berjudul Kapten Tsubasa.

Kapten Tsubasa

Kapten Tsubasa

Kapten Tsubasa berawal dari komik yang ditulis oleh Yoichi Takahashi sejak 1981, yang kemudian difilemkan, yang disutradarai oleh Isamu Imakake. Dalam serial kartun itu semua pemain yang dinilai sebagai jagoan sepak bola di seluruh dunia, memakai baju bernomor punggung 10. Seperti misalnya Tsubasa (Jepang), Elle Sid Pierre (Perancis), Juan Diaz (Argentina) dan Natureza (Brazil). Semua pemain itu bernomor punggung 10. Tentunya, tim mereka akan kalah oleh tim yang dikapteni oleh Tsubasa, sang tokoh utama.

Mitos ini juga dibenarkan oleh seorang teman saya bernama Arip. Melalui Yahoo Messenger, saya dan Arip bercakap-cakap.

Saya: Emang rata-rata yang bernomor punggung 10 jagoan, ya?

Arip: Harusnya gitu, nomor keramat, kan?

Saya: Keramatnya?

Arip: Ya, dari dulu yang make nomer 10 kan, biasanya yang jago-jago.. they who can change the game, fantasista disebutnya.. Maradona, Pele, Baggio, Zidane dll.

Yang sangat tidak asing di telinga saya adalah Maradona. Diego Armando Maradona (lahir 30 Oktober 1960 di Buenos Aires) adalah seorang pesepak bola legendaris Argentina. Menurut masyarakat Argentina, Maradona adalah pemain terbaik di dunia, sedangkan Pele dari Brazil adalah pemain nomor 2 terbaik di dunia. Maradona membuat gol terbaik sepanjang masa, yaitu ketika Argentina bertemu Inggris di babak perempat final. Pada saat itu Maradona menggiring bola dari tengah lapangan, kemudian melewati 5 orang pemain Inggris dan menaklukkan kiper Inggris, Peter Shilton. Dan ternyata Maradona juga membuat gol yang sangat buruk pula. Gol tersebut tercipta melalui bantuan tangan, yang dikatakan Maradona sebagai hasil bantuan ‘Tangan Tuhan’. Karirnya sebagai pemain sepak bola selesai pada hari ulang tahunnya yang ke 37. Sepak bola adalah cinta sejati Maradona. Sehari sebelum ulang tahunnya yang ke 48, Federasi Sepakbola Argentina (AFA) resmi menunjuk Maradona sebagai pelatih Tim Tango. Meskipun tidak berpengalaman menjadi arsitek dari sebuah tim, Maradona dipercaya membimbing tim Argentina menuju kejayaan di Piala Dunia Afrika Selatan tahun ini.

Edison Arantes do Nascimento atau lebih dikenal dengan nama Pele (lahir 23 Oktober 1940) adalah legenda sepak bola dunia yang berasal dari Brazil. Selama karirnya sebagai pemain, Pele berhasil membawa Brasil menjadi Juara Dunia Sepak bola sebanyak 3 kali, yaitu pada tahun 1958 di Swedia, tahun 1962 di Chili, dan tahun 1970 di Meksiko. Berkat keberhasilannya tersebut, Brasil berhak atas Piala Jules Rimet.

Pele

Edison Arantes do Nascimento (Pele)

Roberto Baggio ((lahir pada 18 Februari 1967 di Caldogno, Italia) adalah pensiunan pemain bola Italia. Pada tahun 1993, Baggio memenangkan Ballon d’Or dan FIFA World Player of the Year (Pemain terbaik di Piala Dunia FIFA). Dia satu-satunya pemain Italia yang pernah mencetak gol di tiga Piala Dunia .

Roberto Baggio

Roberto Baggio

Zinedine Zidane (lahir 23 Juni 1972) dari tim Perancis tampil brilian dalam Piala dunia 1998. Kelebihan dan keahliannya melakukan dribbling dan penguasaan bola sering membuat pemain lawan merasa frustasi karena sulitnya merebut bola darinya.

Zinedine

Zinedine Zidane

Saya: Emang nomor 10 itu harus jagoan?

Arip: Ya, seharusnya gitu. Bisa nimbulin efek juga kan, buat lawan. Tapi sebaliknya bisa jadi bumerang juga kalau yang dipercayain nomor 10 ternyata gak kuat mental. Kayak Joe Cole di Chelsea, Sidney Govou di Perancis.

Joseph John ‘Joe’ Cole (lahir 8 November 1981) adalah seorang pemain sepak bola inggris yang bermain di lini tengah . Sydney Govou (lahir di Le Puy-en-Velay, 27 Juli 1979) adalah penyerang Perancis yang bermain untuk Olympique Lyonnais dan membawa klub tersebut memenangkan Ligue 1 tahun 2002, 2003, 2004, 2005, dan 2006 bersama rekan-rekan se-klubnya serta memenangkan Piala Konfederasi 2003 bersama Perancis.

Tidak selamanya nomor punggung 10 diberikan kepada pemain yang paling diandalkan tim, atau fantasista. Ada juga nomor 10 diberikan kepada para pemain yang jauh dari kesan pemain andalan sebuah tim. Misalnya seperti: Tommy Docherty (Skotlandia), pemberian nomor ini berdasarkan sistem penomoran skuad Tartan Army yang saat itu mendistribusikan nomor secara urut kepada para pemain per lini. Setelah 2 penjaga gawang tim diberikan 1 dan 2, Docherty terpaksa mendapat nomor 10. Jose Antonio Reyes (Spanyol), penampilannya yang sangat mengesankan saat membela Sevilla. Reyes pindah ke Arsenal. Kemampuannya boleh dibilang terlalu dibesar-besarkan, sehingga Reyes diserahkan seragam bernomor punggung 10 di timnas Spanyol pada Piala Dunia 2006. Reyes jarang diturunkan sepanjang turnamen. Nicola Berti (Italia), nomor punggung 10 itu diberikan kepadanya. Akan tetapi Berti lebih banyak menganggur di sisi lapangan sepanjang turnamen pada Piala Dunia 1990.

Sambil terus bercakap-cakap dengan Arip tentang sepak bola. Saya semakin tertarik untuk mencari mitos ini. Saya terus browsing di internet untuk mencari dengan mengetik kata kunci ‘pemain bernomor punggung 10’ di kolom search. Melalui artikel-artikel yang saya baca, muncullah beberapa nama bernomor sepuluh generasi masa kini. Yaitu: Ricardo Izecson dos Santos Leite (Kaka) dari Brazil, Lionel Andrés Messi dari Argentina, Wayne Rooney dari Inggris, Sydney Govou dari Perancis dan Antonio di Natale dari Italia.

Kelima bintang sepak bola di atas adalah para pemain yang gagal menghidupkan pamor nomor punggung 10 adalah yang terbaik, di Piala Dunia 2010 di Afrika selatan.

Kaka (lahir di Brazil, 22 April 1982) dari Brazil gagal mengangkat nama Brazil di tanah Afrika Selatan. Tampil pada lima laga, pengatur serangan itu tak mampu mencetak 1 gol pun, membuat fans fanatiknya kecewa.

Kaka

Kaka

Messi (lahir di Rosario, 24 Juni 1987 ) dari Argetina datang ke Afrika Selatan dengan cap pemain terbaik dunia. Messi yang tembakannya kerap melebar, dipaksa melihat Argentina dipermalukan ketika Jerman menghancurkan mereka 4-0 di perempat final.

Messi

Messi

Wayne Rooney (lahir di Croxteth, Liverpool, Inggris, 24 Oktober 1985) dari Inggris, tampil seperti tak bertenaga. Rooney kerap kesulitan mengembangkan permainannya. Hasilnya, Inggris dipaksa tersingkir di 16 besar setelah dihajar Jerman 4-1.

Sydney Govou dari Perancis dan Antonio di Natale (lahir di Napoli, Italia, 13 Oktober 1977) dari Italia, tampil mengecewakan jika dibandingnkan pendahulunya seperti Zidane atau veteran finalis Piala Dunia 1994, Roberto Baggio.

Saya juga iseng menanyakan hubungan mereka para jagoan nomor 10 dengan jagoan-jagoan di Kapten Tsubasa kepada Arip.

Saya: Menurut lo ada hubungannya Tsubasa sama para jagoan nomor 10 itu, nggak? Seperti Maradona dan lain-lain?

Arip: Pasti, Tsubasa adalah penggambaran pemain nomor 10 yang paling sempurna. Skillful, kapten tim,…dll.

Saya: Jadi yang membuat angka 10 itu keramat karena adanya Maradona, Zidane, dll, ya?

Arip: Iya.

Maradona

Maradona

Saya jadi berkesimpulan bahwa hal-hal yang didapat dari data dan fakta dan kemudian berkembang menjadi mitos itu adalah benar-benar murni hanya sebuah mitos belaka. Layaknya filem kartun Kapten Tsubasa, yang digambarkan sangat jago bermain bola bahkan sampai terbang-terbang. Belum ada dalam sejarahnya Jepang mengalahkan Brasil dan negara bola lainnya yang memiliki sejarah panjang. Mungkin itu adalah cita-cita persepakbolaan Jepang. Bagus juga sih mungkin untuk membangun semangat sepak bola baru di sebuah negara yang tidak terlalu berprestasi di ajang sepak bola internasional. Buktinya Jepang berhasil masuk sampai ke babak 16 besar di Piala dunia 2010.

Sedikit sejarah prestasi persepakbolaan Jepang, sejak 15 tahun lalu, Jepang menunjukkan perkembangan di dunia sepakbola yang sangat pesat. Di tahun 1997, mereka lolos ke Piala Dunia untuk kali pertama dan di tahun 2002 mereka bisa menembus 16 besar. Kesuksesan ini tak lepas dari dibentuknya liga profesional di Jepang di tahun 1993. Tahun 1998 ketika Piala Dunia digelar di Perancis, Jepang mulai menunjukkan kekuatan sepakbola yang maju.

Mungkin nomor punggung 10 memang diinspirasikan dari kehebatan Maradona, ‘Si Tangan Tuhan’. Apa bukan mitos itu namanya?

Ternyata mitos bukan hanya terjadi di obrolan ngalor ngidul saja, tapi juga jadi wacana di media. Beberapa hari yang lalu saya membaca sebuah artikel di www.vivanews.com, berjudul Ronaldo Kena Kutukan?

Dalam artikel tersebut dijelaskan bahwa, Cristiano Ronaldo menambah deretan bintang Nike yang bernasib buruk di Piala Dunia 2010. Sebelum Ronaldo ada beberapa nama yang menjadi bintang iklan Nike yang kini ‘katanya’ telah tertimpa sial, seperti, Didier Drogba, Fabio Cannavaro, Wayne Rooney, Franck Ribery, dan Ronaldinho.

Ada perang besar antar dua perusahaan raksasa di Piala Dunia 2010,dan juga perhelatan yang sebelumnya. Yaitu antara perusahaan Nike dan Adidas. Kedua perusahaan itu berlomba-lomba menempelkan logo produknya di tubuh pemain-pemain top dunia. Tubuh mereka dijadikan papan reklame penjualan produk. Bahkan beberapa pemain yang dianggap paling nge-top menjadi brand image dari produk-produk tersebut. Misalnya, walaupun sponsor utama Piala Dunia adalah Adidas, namun si bintang yang menjadi brand image, harus menempelkan logo Nike di kostumnya. Bukan hanya sekedar menjadi papan reklame, tapi tubuh para bintang olah raga ini juga dijadikan ajang perang iklan bagi ke dua perusahaan yang membayar mereka sebagai bintang iklan.

Sialnya, para pemain andalan tiap negara yang dijadikan tim unggulan di Piala Dunia 2010 sekaligus bintang iklan Nike ini, kali ini tidak bisa membawa negara mereka lolos dengan mulus ke babak yang lebih tinggi. Bahkan mereka harus pulang lebih awal.

Ronaldo bersama timnya Portugal harus pulang di perdelapan final, kalah dari Spanyol. Didier Drogba tersingkir bersama Pantai Gading di kualifikasi Grup G. Fabio Cannavaro juga harus pergi dari Afrika setelah kalah di tangan tim underdog Slovakia. Wayne Rooney sama sekali tidak mencetak gol selama Piala Dunia, bahkan menjadi pihak yang paling disalahkan atas penampilan Inggris yang di bawah standar. Franck Ribery bersama Perancis harus pulang sejak awal di babak penyisihan.

Lain lagi dengan Ronaldinho yang pernah jadi pemain andalan Brazil. Malahan dia sama sekali tidak dimasukkan oleh Carlos Dunga, sang pelatih, ke dalam skuad TIMNAS Brazil.

Ronaldinho

Ronaldinho

Ada pula mitos lainnya dari tim Jerman yang saya dengar dari salah satu komentator acara bola di TV, yaitu, sekali Miroslav Klose membobol gawang tim lawan, Jerman akan menang. Karena mitos itu, saya langsung menyaksikan pertandingan antara Jerman dan Inggris pada babak perenambelas final Piala Dunia 2010. Dan sepertinya mitos itu benar, setelah Klose membobol gawang Inggris, Jerman terus menerus menambahkan skor menjadi 4-1, kekalahan telak bagi tim Inggris.

Ada lagi satu mitos yang unik. Konon, negara-negara Eropa, tidak akan pernah juara di luar Benua Eropa itu sendiri. Saat ini ada tiga negara Eropa yang masuk babak semi final. Jerman, Belanda dan Spanyol. Satu negara non Eropa adalah Uruguay. Kalau saja mitos itu bisa terbukti pada final tanggal 11 Juli nanti, maka kita akan melihat kemenangan sebuah negara yang menjadi tuan rumah pertama sekaligus juara Piala Dunia pertama, yaitu Uruguay.

Percaya atau tidak tentang mitos itu, kalau bukan Uruguay yang menjadi juara, berarti mitos itu runtuh sampai Piala Dunia tahun ini.

Your email:

 

4 pembaca suka artikel ini.
Bagi dan Sebarkan:
  • PDF
  • Print
  • email
  • RSS
  • Facebook
  • MySpace
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Ping.fm
  • Digg
  • Reddit
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Tumblr

Artikel terkait:

  1.           Lagu-lagu Piala Dunia
  2.           Tidak Ada Siaran Piala Dunia di Bilik Ardi dan Adrian
  3.           Dari van Twist sampai Bu Mimi
  4.           Enambelas Besar yang Wajar-wajar Saja
  5.           Iklan Slide dan Rupa Reklame
Anda dapat meninggalkan respon, atau jejak balik dari situs anda.

Komentar (6)

 

  1. tatie mengatakan:

    plizz tyangkan epiiiiisoode PILA DUNIA

  2. Ageunk.... mengatakan:

    ah zikri gimana dah.. ya kan uruguay udah kalah… ya pasti lah mitosnya udah runtuh…

  3. otty widasari mengatakan:

    i know, i know…huh!

  4. manshurzikri mengatakan:

    Tante otty, satu mitos lagi runtuh, ternyata Negara negara Eropa bisa juara di luar benuanya.. Final Spanyol vs Belanda, dari Eropa…wwwkwkwk

  5. otty widasari mengatakan:

    yaaah…saudara-saudara, ternyata mitos itu runtuh juga ya setelah semalam uruguay kalah oleh belande…huaaaaaa…sebel!

  6. Muhammad Sibawaihi mengatakan:

    kereeeeeeeeeeeennnn….

Tinggalkan pesan balasan

ACARA

PESAN

Tentang Perubahan Iklim Dunia

Kami mengajak kawan-kawan komunitas untuk berpartisipasi dalam melakukan gerakan kesadaran terhadap perubahan iklim ini. Komunitas-komunitas merupakan yang paling terdepan dan secara langsung menghadapi perubahan yang dialami oleh masyarakat. Jadi, mulailah kita berubah dari kebiasaan yang merusak lingkungan. Kita pasti bisa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bumi yang sudah semakin panas ini.

  • Forum Lenteng Channel on Youtube

PROMOSI

  • Sinau Art Course

POTRET

ARTIKEL ACAK

      Donasi Untuk Korban Gempa di Sumatera Barat

      (Padang Panjang, Sumatera Barat)

      Alam memang memiliki cara tersendiri untuk menyampaikan pesan. Dalam satu bulan terakhir terjadi sebanyak 30 gempa kecil maupun besar di bumi Indonesia. Tiga gempa di antaranya termasuk besar. Pertama Pengalengan, Jawa Barat, lalu Yogyakarta, dan kin ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

      "Aing anak Ciujung"

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      sungai ciujung
      Kata orang, Dulu Ayahku adalah penjual ayam goreng yang terkenal di Rangkasbitung. Sayang kesuksesan beliau waktu itu terjadi saat aku masih kecil. Aku masih ingat saat itu, apapun yang aku inginkan selalu dipenuhi oleh ayah. Bisa dibilang aku sangat ...

      (Ada 1 komentar pada artikel ini)

      Pengalamanku Menjadi Sales Promotion Boy

      (Cirebon, Jawa Barat)

      Expo Pendidikan Anak
      Sekitar Pukul 07.40, aku memulai aktifitas di tanggal 22 Juli 2009. Aktifitas pagi itu merupakan masa training untuk pengenalan produk yang akan aku promosikan dalam Expo Pendidikan Anak (dalam memperingati Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli – ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

      Cirebon - Brebes

      (Cirebon, Jawa Barat)

      Stasiun Cirebon
      [caption id="attachment_680" align="alignnone" width="300" caption="Stasiun Cirebon"][/caption] 15 Januari 2009, Riezky Andhika Pradana (Kikie), sang fasilitator Forum Lenteng Jakarta dalam program akumassa, kembali ke Jakarta setelah satu bulan lama ...

      (Ada 5 komentar pada artikel ini)

      Taman Lenteng: Ruang Kumpul Massa

      (Lenteng Agung, Jakarta Selatan)

      DSC_0010
      Lenteng Agung adalah kawasan lalu-lalang massa antara kota Depok-Jakarta. Di pinggir jalan rayanya diramaikan toko dan Ruko yang menawarkan berbagai macam peralatan mulai dari meja lukis, furniture, bengkel, aksesoris motor, hingga dekorasi taman. W ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

      Satpam Pondok Hijau

      (Ciputat, Tangerang Selatan)

      Satpam
      Asumsi kita ketika mendengar kata ‘satpam’ langsung tertuju kepada sosok  seram, galak, ganas, muka  merangus, tukang pukul dan lain sebagainya.  Tentunya itu terjadi jika kita membatasi diri dengan mereka. Layaknya penghuni kompleks dengan satpamnya ...

      (Ada 3 komentar pada artikel ini)

STATISTIK

    • Artikel:  386
    • Komentar:  2,181
    • Halaman:  13
  • KUNJUNGAN

    Saat ini: 2

    Total: 79145

  • www.akumassa.org adalah media informasi komunitas yang digagas oleh Forum Lenteng Jakarta
    untuk merekam informasi tentang persoalan lokal dalam konteks sejarah dan kekinian yang diproduksi oleh komunitas.

    FB | TWEET
    RSS | Kontak | Jaringan | Forum Lenteng | Jurnal Footage | DariVisual | Context Creative Media