Profil Partisipan akumassa Depok

Oleh / pada 22 November 2011 / di Depok, Jawa Barat // 17 Komentar

Program workshop akumassa kini hadir di Kota Belimbing, Depok.  Kota ini bersinggungan langsung dengan Jakarta, Tangerang Selatan (Tangsel) dan Bogor. Bahkan kota ini juga menjadi penyambung antar provinsi, yaitu Jawa Barat-Jakarta dan Jawa Barat-Banten. akumassa Depok terdiri dari delapan orang, di antaranya tiga perempuan dan lima laki-laki. Mereka adalah para mahasiswa dan pekerja yang berharap bisa meriset Kota Depok untuk dibagikan kembali kepada masyarakat.

Tim akumassa Depok

1. Lulus Gita Samudra
Akrab disapa Lulus adalah seorang mahasiswa Jurnalistik di IISIP Jakarta, angkatan 2007. Selama ini ia aktif dalam kegiatan Himpunan Mahasiswa di kampusnya. Dalam masa workshop akumassa Depok,  ia bertugas sebagai penanggung jawab redaksi.

Lulus Gita Samudra

2. Jayu Julie
Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Ciputat jurusan Akuntansi, angkatan 2008. Perempuan yang memiliki hobi makan ini menjabat sebagai penanggung jawab  transkriper di akumassa Depok. Ini pengalaman pertamanya mengikuti workshop akumassa secara intensif meskipun ia aktif di Komunitas Djuanda, yang juga merupakan komunitas dampingan akumassa untuk wilayah Ciputat.

Jayu Julie

3. Akbar R.
Pria yang akrab dipanggil Barjo, masih menjadi mahasiswa Sosiologi FISIP UI Depok, angkatan 2007. Pernah aktif mengelola Komunitas Diskusi Astina, Komunitas Musik Fisip, Komunitas Puisi & Teater ‘Paradox’, serta gemar diskusi seputar sosial-humaniora.

Akbar R.

4. Mira Febri Mellya
Perempuan kelahiran Februari ini akrab disapa Merre. Tahun ini ia baru menjadi Sarjana Komunikasi lulusan IISIP Jakarta. Selama dua tahun terakhir, ia aktif dalam kegiatan-kegiatan Forum Lenteng. Sebelumnya ia juga pernah mengikuti program akumassa di Lenteng Agung. Dalam bingkaian Depok, Merre bertugas sebagai penanggung jawab redaksi.

Mira Febri Mellya

5. Reza Waluyo Jati Bahar
Reza adalah seorang mahasiswa Jurnalistik angkatan 2008 di IISIP Jakarta. Pria bertubuh mungil ini sering sekali ditunggu kehadiran batang hidungnya selama workshop berlangsung. Ia menjadi observer selama program bingkaian Depok berjalan.

Reza Waluyo Jati Bahar

6. Dian Komala
Akrab disapa Ageung, dulunya pernah bekerja di pabrik garment, Sukabumi. Sebelumnya ia juga turut aktif dalam program akumassa Lenteng Agung. Dalam akumassa Depok, ia berperan sebagai penanggung jawab arsip.

Dian Komala

7. Manshur Zikri
Pria berambut gondrong keriting ini adalah pendatang dari Kota Pekanbaru. Ia tinggal di Depok sebagai mahasiswa Kriminologi Universitas Indonesia (UI) angkatan 2009. Sebelumnya Zikri sudah pernah mengikuti program workshop akumassa di Lenteng Agung. Selama kegiatan workshop akumassa Depok ia berperan sebagai pemantau perkembangan Kota Depok.

Manshur Zikri

8. Mohammad Fauzi
Pria kelahiran Jakarta ini lebih suka disapa Enzie. Ia menyandang status mahasiswa Jurnalistik di IISIP Jakarta angakatan 2007. Kesukaannya dalam memproduksi video membuat ia turut aktif membingkai kota Depok. Selama masa workshop ini ia bertanggung jawab sebagai gatekeeper.

Mohammad Fauzi

9. Otty Widasari
Ia adalah fasilitator selama workshop akumassa Depok. Perannya sangat penting, karena ia yang akan mendidik para partisipan bingkaian Kota Depok agar prosesnya berjalan maksimal.

Tentang Penulis

akumassa forum lenteng

Website: http://akumassa.org/

www.akumassa.org terbit didasari atas gagasan tentang jurnalisme warga, masyarakat khususnya pekerja kreatif muda (usia 20-30 tahun) yang dapat memanfaatkan teknologi modern dan internet global ini sebagai media informasi alternatif dan juga untuk melengkapi maupun memeriksa fakta-fakta yang diberitakan dalam media. Apa yang dikerjakan oleh Forum Lenteng selama ini, adalah sebuah usaha mengumpulkan narasi-narasi kecil tentang kota, Jakarta khususnya. Narasi-narasi yang dituturkan ’sendiri’ oleh masyarakatnya. Karena selama ini berita-berita yang diketahui oleh masyarakat berada pada kuasa media massa besar. Dengan gagasan tersebut di atas Forum Lenteng berinisiatif untuk membuat media massa alternatif berbasis jaringan internet dalam bentuk blog yang diaplikasikan ke dalam program dan ide akumassa. Isi dalam artikel-artikel yang terbit dalam www.akumassa.org berisi tentang kepingan-kepingan kecil akan sejarah dan peristiwa di tiap kota dampingan ataupun kota di luarnya.

17 Komentar pada "Profil Partisipan akumassa Depok"

  1. muamar Khadafi 23 November 2011 pukul 06:36 · Balas

    Lah, ini mah fasilitator isinya ya..
    Heheye..

  2. koordinator program akumassa 23 November 2011 pukul 06:51 · Balas

    ok. kerja yang bener!

    media center yang bener, orang-orangnya bener!

  3. miramerre 23 November 2011 pukul 06:59 · Balas

    Dafi: masa sih fasilitator? ah salah liat kauuuu.. hihihi

    Koordinator program: tapi ada enji, jadi orang-orangnya susah bener :p

  4. benu 23 November 2011 pukul 07:18 · Balas

    wow seger-seger

  5. akumassa 23 November 2011 pukul 07:43 · Balas

    Yo mannnnn
    Asli nya mah dekil2 nih…wkwkkwkw

  6. kikiepea 23 November 2011 pukul 08:24 · Balas

    tugas yang mulia untuk membingkai Kota Depok…

    gw titip bongkaran’ ttg asal nama Depok dan hubungannya dengan kota2 bernama Depok lainnya (mis. Depok,Sleman) dan menelusuri jejak2 Belanda Depok De Vock,atau apalah…..

    ditunggu informasi2 menariknya…

    salam,

    dari Yogya Istimewa :p

  7. transkiper sering absen 23 November 2011 pukul 08:48 · Balas

    yoooo,, semoga sukses ya kita.
    om pe’a : siaaap om senior!

  8. Sundea 23 November 2011 pukul 16:25 · Balas

    Wow … tambah luas rambahannya. Semoga bisa ngebagi lebih banyak hal baik … =D

  9. Junaidi Boby 23 November 2011 pukul 20:13 · Balas

    yeeeeeee..ah..

  10. artipijar 24 November 2011 pukul 15:31 · Balas

    Ini Tim Keren nih .. yuhuuu

    Lulus Gita Samudra : wihh badannya gemuk ,, yah hahaha …

    Jayu Julie : Kaca matanya okeh tuh ,,

    Akbar R. : perutnya lebih buncit dari perutkuu haha piss

    Mira Febri Mellya : ini konsultan jarak jauhku nih

    Reza Waluyo Jati Bahar : Mirip rombeng,, partisipan Akumassa_SUB yuhuu

    Dian Komala : Rombut Gondrong Tambah cantik ,, cc : YoungKadeer

    Manshur Zikri :hai Zik hahaha ,,

    Mohammad Fauzi : hai juga Nji

    NB : Khusus Nji dan Zikri Baru sekali ketemu

  11. kadir 24 November 2011 pukul 15:54 · Balas

    uhuiiii, tambah rameee :)

  12. Benito 24 November 2011 pukul 17:19 · Balas

    mantab! saya kira sudah gak ada mahasiswa yang peduli masyarakat sekitarnya karena terlalu (sok) sibuk kuliah dan organ kampus, ternyata disini bukan sekedar mahasiswa tapi juga komunitasnya.
    boleh ikutan berkontribusi? ajak2 ya kalau ada event.

  13. hafiz 26 November 2011 pukul 05:54 · Balas

    Selamat Kawan-Kawan. Saya percaya kerja-kerja ‘merekam’ persoalan lokal akan jauh lebih penting, dibanding kita sibuk urus yang besar-besar. Karena perubahan hanya bisa terjadi jika hal yang dari ‘bawah’ itu bisa kita perbaiki bersama-sama.

    Salam
    Hafiz

  14. linda 28 November 2011 pukul 12:06 · Balas

    Salam kenal semuanyaa :)

  15. syamsul hadi 29 November 2011 pukul 04:32 · Balas

    salam kenal semuanya….from komunitas pasir_putih

  16. anak depok 2 Desember 2011 pukul 03:55 · Balas

    teman-teman dari seluruh wilayah akumassa, doakan kami yaa

  17. rekamdanmainkan 2 Desember 2011 pukul 12:00 · Balas

    selamat datang, selamat belajar, selamat berkarya…

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org

© Agustus 2008 - 2011 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Arkipel // Dongeng Rangkas // Naga // Radio akumassa //