Oleh akumassa | Pada Minggu, 28 Desember 2008
* * *
BAT di Jalan Pasuketan

BAT di Jalan Pasuketan

Sebenarnya nama daerah itu Pasuketan. Tapi kawan-kawan menyebutnya dengan Paku Setan. Bukan karena kami percaya dengan hal-hal yang mistis, tapi penyebutan nama itu dengan cepat menyebabkan namanya terpeleset menjadi Paku Setan. Pasuketan bisa dikatakan sebagai wilayah niaga tua di Cirebon. Ruko bertingkat dua hingga tiga berjajar membentuk kota tua seperti di Eropa. Blok ruko-ruko itu mengingatkan saya dengan Glodok atau wilayah Kota di Jakarta. Dari Pasuketan, saya bisa pergi ke dua Keraton terbesar di Cirebon yang memiliki sejarah panjang mulai dari perseteruan usia bangunan ataupun penghuninya dalam soal kekuasaan di Cirebon, yaitu Kanoman dan Kasepuhan. Banyaknya wihara di wilayah Pasuketan juga memperlihatkan bagaimana etnis Cina di daerah itu memiliki sejarah panjang ke belakang dalam hal perniagaan. Selain itu, banyak pula tulisan-tulisan yang berwarna emas dan merah yang menjadi khas masyarakat Tionghoa.

Suasana Pasuketan 1

Suasana Pasuketan 1

Suasana Pasuketan 2

Suasana Pasuketan 2

Ketika saya jalan-jalan di Pasuketan saya membeli sebuah barang yang mengingatkan saya dengan filem Chris Marker, Sans Soleil (Sunless), yaitu celengan kucing baik yang berwarna putih maupun berwarna emas. Jalan-jalan di Pasuketan tidak membuat saya terasing seperti halnya di daerah pinggiran Kota Cirebon. Sebab disini saya merasa seperti di Jakarta juga. Perbedaannya hanya banyak becak disini. Disini begitu banyak peninggalan-peninggalan bersejarah yang menjadi cagar budaya dan ditandai dengan plang berwarna biru dengan logo pemerintahan kota Cirebon dan keterangan bangunan bersejarah itu. Ada satu wilayah yang mengingatkan saya dengan film Tsai-Ming Liang, Goodbye Dragon Inn, yaitu sebuah bioskop yang bernama Golden dengan tiga ruang tontonnya yang telah tutup dan sekarang bangunan itu digunakan oleh penyewaan video Ultra Disc. Tak jauh dari situ ada penyewaan video yang telah mati dan berganti dengan menjual alat-alat tulis, yaitu Antariksa. Masih di area yang sama, saya melihat ‘Toz’ dan ‘Pratama’, dua rental video ini berjajar di satu blok dan hingga kini masih menyewakan video-videonya dalam bentuk VCD dan DVD.

Boneka pembawa keberuntungan

Boneka pembawa keberuntungan

Filem Sans Soleil (Sunless), Chris Marker

Filem Sans Soleil (Sunless), Chris Marker

filem Goodbye Dragon Inn, Tsai Ming Liang

filem Goodbye Dragon Inn, Tsai Ming Liang

Dari Pasuketan saya bisa pergi ke Pelabuhan yang dulu pernah jaya dan konon sedang dipertimbangkan untuk dikembangkan menjadi salah satu pelabuhan terbesar di Jawa, kereta api Kejaksaan tempat kereta ekonomi Cirebon menurunkan dan menaikkan penumpang, Pusat Grosir Cirebon (PGC), Cirebon Mall, sampai suatu hari saya melihat sebuah tempat rekaman musik Billboard yang masih menjajakan kaset-kaset musik yang sekarang telah tergantikan oleh keping atau CD dengan format Mp3 yang banyak dijual juga di sepanjang jalan Pasuketan.

Suasana Pasuketan 3

Suasana Pasuketan 3


Pusat Perbelanjaan Grage

Grage Mall Cirebon

Grage Mall Cirebon

Sudah dua minggu saya di Cirebon, tapi masih saja bingung dengan jalur trayek angkutan umum. Naik dari yang namanya angkutan paling menyebalkan di kota Cirebon yaitu AX atau D1, selalu tertukar karena bentuk awalnya hampir sama yaitu D5 dengan 05 dan D6 dengan 06 atau nama-nama trayek yang menggunakan singkatan seperti GG, GP, GM, GS, BX atau D4, dan lain sebagainya dengan jalur-jalur yang saling tumpang tindih dan tapi melewati beragam jalan yang berbeda dengan panjang jalur yang singkat, sekaligus tidak PP alias Pulang – Pergi. Tetapi sebetulnya sangat mudah bagi saya untuk menghafal sirkulasi angkutan umum di Cirebon sebab naik angkutan umum jurusan apa pun, pasti melewati Grage. Nama pusat perbelanjaan yang diambil dari nama awal Cirebon itu memiliki akses yang paling mudah ketimbang pusat-pusat pertemuan masyarakat di kota Cirebon yang lainnya.

Suasana di dalam Grage Mall Cirebon

Suasana di dalam Grage Mall Cirebon

1 pembaca suka artikel ini.
Bagi dan Sebarkan:
  • PDF
  • Print
  • email
  • RSS
  • Facebook
  • MySpace
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Ping.fm
  • Digg
  • Reddit
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Tumblr

Artikel terkait:

  1.           Kampoeng Hijau, Pak Joni dan Jalan Tuparev
  2.           Jalan Sampah
  3.           Jalan Kebo dan Ziarah Malam di Kuburan Syekh Al-Maghribi
  4.           Mak Fatimah
  5.           Pengalaman Casting
Anda dapat meninggalkan respon, atau jejak balik dari situs anda.

Komentar (4)

 

  1. dayung mengatakan:

    izin ambil foto

  2. bociel mengatakan:

    dari nama sederhana pasuketan,
    menjadi sangat menarik perhatian saya dan terdapat kesan mistis dalam nama pakusetan.
    oiia..setiap berkunjung ke mall, saya sering melihat boneka kucing emas seperti diatas, pemilik toko bilang dengan adanya boneka yang tangannya mengayun-ngayun itu dapat menarik konsumen untuk membeli di tokonya, unbelieveble..tapi itulah yang mereka percaya.

  3. nardi mengatakan:

    betul, dengan cara memberi suatu undangan yang berhadiah, kalao dibuka ternyata berhadiah maka petugas itu akan mengajak kita ke kantornya dan di kantor itu kita di cecar dengan banyak pertanyaan hingga kita bisa takluk

  4. haryo mengatakan:

    luar biasa kota cirebon tapi hati2 jalan2 di grage pada hari sabtu tgl 15 pebruari aku jalann2 sendiri hampir kena tipu trik menjual cara pt.ouwa sasaran orang2 yang sendiri punya cridit card,trik jual ini sering ada di swalayan seluruh Indonesia. pesan saya jagan tunjukan nkartu kridit atau KTP, kalau mereka minta atao jangan mendekati Stand mereka kami kasihan orang yang datang , masyarakat jangan sampai tertipu oleh cara menjual dengan cara paksa trims.

Tinggalkan pesan balasan

ACARA

  • The Loss of The Real

PESAN

Tentang Perubahan Iklim Dunia

Kami mengajak kawan-kawan komunitas untuk berpartisipasi dalam melakukan gerakan kesadaran terhadap perubahan iklim ini. Komunitas-komunitas merupakan yang paling terdepan dan secara langsung menghadapi perubahan yang dialami oleh masyarakat. Jadi, mulailah kita berubah dari kebiasaan yang merusak lingkungan. Kita pasti bisa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bumi yang sudah semakin panas ini.

  • Forum Lenteng Channel on Youtube

PROMOSI

  • Sinau Art Course

POTRET

ARTIKEL ACAK

      PEMIRA UIN Syarif Hidayatullah

      (Ciputat, Tangerang Selatan)

      Kampanye salah satu partai peserta PEMIRA
      Bulan Maret hingga Mei 2010 adalah bulan yang disibukkan oleh penyelenggaraan pesta demokrasi di kampus UIN Syarif Hidayatullah. Gegap gempita pesta demokrasi di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada tahun ini memasuki usia yang ke 11 tahun pen ...

      (Ada 5 komentar pada artikel ini)

      Nasionalisme yang Bergelora di Bulan Agustus

      (Cirebon, Jawa Barat)

      jalan-dipenuhi-para-peserta-konvoi-17an-di-kuningan
      17 Agustus bagiku bukan hanya tanggal di mana Negara dan bangsa Indonesia merasakan hidup merdeka meskipun belum sepenuhnya, namun 17 Agustus tampaknya merupakan ajang pesta suka cita bagi kebanyakan daerah di Indonesia. Coba saja tengok beberapa te ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

      Monografi Kecamatan Jagakarsa

      (Lenteng Agung, Jakarta Selatan)

      kecamatan-jagakarsa
      Ingat Kecamatan dan Kelurahan. Saya ingat beberapa waktu lalu saya harus memperbaharui KTP (Kartu Tanda Penduduk) saya yang sudah lewat masa berlakunya. Kewajiban memiliki KTP sebagai legalitas seorang penduduk merupakan alasan yang ke-seribu buat s ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

      Pasar Pagi di Rangkasbitung

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      Pasar Pagi di Lebak
      5 Januari 2009 [caption id="attachment_572" align="alignnone" width="225" caption="Pasar Pagi di Lebak"][/caption] Awal terjadinya Pasar Pagi atau Pasar Subuh sampai menjadi kaki lima yang berada di Rangkasbitung sekarang dipicu dengan banyaknya peng ...

      (Ada 2 komentar pada artikel ini)

      Pai Baburu (Pergi Berburu)

      (Padang Panjang, Sumatera Barat)

      Pai Baburu
      Berburu adalah rutinitas yang sudah tidak asing lagi bagi kaum pria Minangkabau. Dahulu kegiatan ini bertujuan untuk olahraga, namun kini sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. Seiring perjalanan waktu, orang–orang sekarang menjadikan kegiatan ini ha ...

      (Ada 19 komentar pada artikel ini)

      Petaan akumassa Cirebon

      (Cirebon, Jawa Barat)

      cirebon1
      ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

STATISTIK

    • Artikel:  368
    • Komentar:  2,031
    • Halaman:  13
  • KUNJUNGAN

    Saat ini: 41

    Total: 68998

  • www.akumassa.org adalah media informasi komunitas yang digagas oleh Forum Lenteng Jakarta
    untuk merekam informasi tentang persoalan lokal dalam konteks sejarah dan kekinian yang diproduksi oleh komunitas.

    FB | TWEET
    RSS | Kontak | Jaringan | Forum Lenteng | Jurnal Footage | DariVisual | Context Creative Media