Sandratex: Ekspor Tekstil dari Ciputat

PT Sandratex adalah sebuah perusahaan tekstil yang ada di Ciputat sejak tahun 1980-an. Kehadiran PT Sandratex dinilai merubah nasib beberapa orang yang tinggal di lingkungan sekitar perusahaan tekstil ini, karena banyak sekali masyarakat yang tinggal berdekatan dengan PT Sandtarex mendapatkan pekerjaan sebagai buruh.

Plang penunjuk jalan masuk ke PT Sandratex
Plang penunjuk jalan masuk ke PT Sandratex

Berada pada jalan yang luas di pinggir Jalan Djuanda, perusahaan ini mengalami kejayaannya sebagai perusahaan tekstil hingga tahun 1995. Kehebatannya terbukti dengan kualitas kain yang dihasilkan dan penjualannya yang memuncak baik untuk penjualan dalam negeri, maupun ekspor. Untuk ekspor, Sandratex mampu merambahi Amerika dan Eropa untuk menunjukan kualitas kain buatan Indonesia, sedangkan untuk penjualan dalam negeri hampir diseluruh pulau terutama jawa terdapat kain buatan PT Sandratex. Hal lain yang menunjukan bahwa Sandratex adalah perusahaan kain yang besar yaitu ketika masa krisis moneter mendera Indonesia dan mengakibatkan berbagai macam perusahaan termasuk perusahaan tekstil mengalami penurunan omset yang mengakibatkan PHK besar terjadi dimana-mana, namun beda halnya dengan PT Sandratex, krisis moneter yang berlangsung di Indonesia justru menjadikan perusahaan tekstil ini menambah jumlah karyawan dan buruhnya. Hingga pada akhirnya jumlah pekerja di perusahaan tekstil ini berjumlah sekitar 5000 orang. Kejayaan perusahaan tekstil ini juga dibuktikan dengan seringnya diadakan berbagai macam acara hiburan, mulai dari pentas seni yang menampilkan band pemuda Ciputat hingga acara-acara hiburan lainnya yang tidak hanya diperuntungkan kepada para pekerja Sandratex, namun juga untuk masyarakat Ciputat kala itu.

Aku sangat sering melewati PT Sandratex karena jaraknya yang sangat dengan kampusku, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, selain itu rumah salah seorang temanku juga  berada sangat dekat dengan PT Sandratex, dari ayahnya lah aku mendapat banyak cerita mengenai Sandratex.

Dua orang pekerja Sandratex menuju gerbang masuk perusahaan
Dua orang pekerja  menuju gerbang masuk PT Sandratex

Rasa penasaran saya terhadap PT Sandratex yang merupakan satu-satunya perusahan tekstil yang ada di wilayah Ciputat dan memiliki masa kejayaan yang berpengaruh terhadap kota Ciputat sendiri, aku tuntaskan dengan mencari informasi selengkapnya mengenai PT Sandratex, ditemani oleh Eni Wibowo yang juga merupakan partisipan akumassa Ciputat. Sebuah warung tenda biru yang berda tepat di depan PT Sandratex menjadi sebuah sumber informasiku mengenai seluk-beluk perusahaan tekstil ini. Pemilik warung tenda biru ini bernama Mpok Enda, ia merupakan mantan pekerja PT Sandratex selama lima tahun lamanya.

“Bu, Coffeemix 2, tapi dibikin es aja ya,” ucapku ketika pertama kali datang ke warung tersebut.

“Minum disini, Neng?” Tanya Mpok Enda.

“Iya disini aja, sekalian saya mau pesan bakso.”

Terdengar musik keroncongan yang mendayu-dayu, perhatian saya pun tertuju pada sumber musik keroncongan yang ternyata berasal dari sebuah ponsel seorang bapak berkumis tebal dan gendut yang sedang bermain catur. Warung ini cukup ramai di suasana sore hari dengan para pengunjung pria yang sudah berumur.

“Skak ster…” ucapku pada bapak-bapak berkumis tebal yang duduk di sebelahku.

“Hahahahaha… bisa main catur juga, Neng?” Tanya bapak berkumis tebal padaku.

“Bisa, tapi nggak jago,” jawabku.

Itulah sedikit salam pembuka ku yang diselipi dengan candaan-candaan kecil terhadap mereka orang-orang yang berada sangat dekat dengan PT Sandratex. Merasa tidak sabar untuk mengetahui informasi tentang PT Sandratex, aku memulai dengan bertanya pada Mpok Enda, penjual kopi. Percakapan kecil pun mengalir di antara kami.

Warung tenda biru Mpok Enda, sumber informasiku
Warung tenda biru Mpok Enda, sumber informasiku
Sepeda
Para buruh PT Sandratex pulang kerja, menggunakan sepeda

“ Yang pake seragam biru-biru itu karyawan Sandratex ya, Mpok?” Tanya ku pada Mpok Enda ketika melihat sekerumununan orang berseragam biru keluar dari PT Sandratex dengan menggunakan sepeda.

“Iya Neng, itu mah orang yang kerja di Sandratex tapi staf-nya, kalau buruh-buruhnya berseragam putih-hijau. Saya juga punya seragam kayak begitu, dulu saya kerja jadi staf di Sandratex, karena saya hamil terus ngurus anak akhirnya saya berhenti kerja.”

Tanpa harus panjang lebar bertanya sepertinya Mpok Enda memang sangat mengerti apa yang aku inginkan, ia langsung bercerita banyak tentang berbagai hal mengenai PT Sandratex. Dalam penuturannya bersama orang-orang sekitar yang berada sangat dekat denganku, aku memperoleh informasi bahwa kini PT Sandratex tidaklah sejaya dahulu, jumlah karyawannya menurun drastis sejak 2003. Kini pekerja yang ada di dalamnya mulai dari buruh, staf, personalia, dan sebagainya hanya berjumlah sekitar 1000 pekerja, bahkan PT Sandratex yang tadinya memiliki 2 cabang pembantu yang juga berada di Ciputat kini telah bangkrut dan tutup. Jangankan penambahan karyawan, untuk sekedar menaruh lamaran pekerjaan pun sangat sulit jika tidak dibantu dengan orang dalam.

Suasana jam pulang kerja di Sandratex, para pekerja bergegas pulang
Suasana jam pulang kerja di Sandratex

Sekarang PT Sandratex dipimpin oleh orang Cina. Tidak ada lagi kantin di dalam perusahaan, tidak ada lagi hiburan bagi karyawannya seperti dulu, bahkan manajemen perusahaan seperti bagian keuangan, HRD dan lainnya, kurang stabil. Serta tidak ada lagi pengiriman karyawan yang kompeten ke Jepang untuk belajar dan bekerja, seperti yang dilakukan pada masa jayanya. Bahkan, sekarang Sandratex tidak mengijinkan para siswa SMK untuk magang di sana.


 


Tentang Penulis

Dwi Anggraini Puspa Ningrum

Perempuan kelahiran 1990 ini sedang menyelesaikan studinya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Ia pernah menjadi partisipan dalam workshop akumassa Ciputat, Tangerang Selatan. Prestasi yang diraih, ia pernah menjadi juara 1 dalam pameran foto di kampusnya pada tahun 2011 dengan tema ‘Iman Lahirkan Etos dan Citra’ dan karya video ‘Kompilasi Hits Karaoke’ yang dipamerkan di Galeri Nasional Jakarta dalam acara Video Jakarta 32 international festival Ruang Rupa. Sekarang aktifis Komunitas Djuanda menjadi editor jurnal akumassa.org Kota Tangerang Selatan dan revinpurworejo.com. Selain itu ia juga menjadi ketua redaksi komunitasdjuanda.wordpress.com dan sekretaris redaksi galeritangsel.com.

37 Komentar pada "Sandratex: Ekspor Tekstil dari Ciputat"

  1. adjat gembira 19 Januari 2010 pukul 08:03 · Balas

    wwwaaahh….boleh juga tuh naek sepeda…”bike to work”..mengurangi polusi dan kepadatan kendaraan yang ada di ciputat

  2. dead 69 19 Januari 2010 pukul 08:57 · Balas

    Dwi Anggraini Puspa Ningrum, tulisan2mu cantik sekali!!! ditunggu info2 menarik dari sekitarmu!!!

  3. ekoyulianto 19 Januari 2010 pukul 14:40 · Balas

    semangat nggie…nice
    ajat kutunggu tulisan families grupnya yah…

  4. paul 20 Januari 2010 pukul 08:38 · Balas

    Saya juga punya seragam kayak begitu, dulu saya kerja jadi staf di Sandratex, karena saya hamil terus ngurus anak akhirnya saya berhenti kerja.”
    like this.

    Tapi ko ga ada cerita tentang busnya ya?

  5. elys hefa 1 April 2011 pukul 12:54 · Balas

    Mau numpang lewat nih…Dulu saya pernah kerja di situ di bagian mesin tenun (ngisi bobine) tahun 90an & kalau beruntung saya pengen kontak dgn teman2 dulu (mbak MARINI,mbak GEMI mas UNTUNG SUDADI (mantan pacarku asli Ciputat) Salam semuanya & trim’s untuk artikelnya sangat memuaskan.

  6. noerfadillah 23 Oktober 2011 pukul 14:53 · Balas

    saya jg ex karyawan pt sandratex ,saya msk krja drth 2000 ampe 2004,di bag spinngg mild 3.byk suka dan duka, tp itu pengalaman saya hidup di negeri betawi, msh ada g y rekan2 saya di tahun 2000.ampe skrg yg gwe y.

    • maria 6 Januari 2014 pukul 19:42 · Balas

      Ini dilla bagian windding bukan…..

  7. Elys Hefa 20 Januari 2012 pukul 11:00 · Balas

    Kalau ada teman2 saya dulu yg kerja thn 1990, saya ingin nyambung kontak.

  8. Elys Hefa 20 Januari 2012 pukul 11:01 · Balas

    Kalau masih ada teman2 saya thn 1990 an yg masih kerja, saya ingin nyambung kontak

  9. purnomo 21 Maret 2012 pukul 08:31 · Balas

    aku exs sandratex spinning III & Weaving II Thn 90 an

    • Elys Hefa 15 April 2012 pukul 16:41 · Balas

      mas purnomo sya bagian tenun kerja dari thn 1990 smpe 1992 bisa minta e-mail nya ? biarpun kita tak kenal, saya masih punya kartu pegawainya hehehhehe

    • bunda cahya 17 September 2013 pukul 20:04 · Balas

      perkenalkan saya bunda cahya juga mantan dari sandratex dulu saya kerja di bag spining 3 anak buah dari bp maskun,jujur sy sngat kaget karna di thn 1993 sandratek sangat jaya.

    • bunda cahya 17 September 2013 pukul 20:13 · Balas

      perkenalkan saya bunda cahya juga mantan dari sandratex dulu saya kerja di bag spining 3 anak buah dari bp maskun,jujur sy sngat kaget karna di thn 1993 sandratek sangat jaya.dan ini alamat saya cahya bunda 41@gmail.com

  10. mawarfutie 29 April 2012 pukul 14:28 · Balas

    saya FUTIE exs di sandratex juga angkatan 1994-1995,sya kehilangan kontak, RIni,Neni Triana, Asri,Yani…dll

  11. deny martin 10 Juli 2012 pukul 15:54 · Balas

    selamat sore PT. SANDRATEX, saya deny dari kharisma abadi cargo di ciputat kebetulan kantor kami baru saja berdiri sekitar 2 bulan lalu bermaksud ingin menawarkan jasa pengiriman domestik untuk kota – kota di indonesia, melalui via udara, darat, maupun laut tentunya dengan harga yang bersaing, apabila berkenan saya siap membantu PT. SANDRATEX untuk jasa pengiriman nya. terima kasih atas waktu dan perhatian nya.

  12. solehudin 30 Oktober 2012 pukul 16:49 · Balas

    aq exs sandratex,..th 1994 – 2002,…ada ga tmn2 di sini ya….

  13. karyawan 6 Maret 2013 pukul 02:07 · Balas

    PT sandratex Rempoa Sekarang PARAH, yang Mana Upah Karyawan sudah 1thn lebih lama nya,
    Upah 4minggu Belum Di Bayar,
    Bahkan Setiap Tahun THR kami selalu Di potong -+50%,
    Upah Kami Di Tahun 2013 ini cuma Rp.1,500rb/bln, itupun Di bagi 3 tahap :
    Dari Bulan
    1 sd 4 = 1,300rb/bln
    bulan 4 sd 8 = 1,400rb/bln
    Bulan 8 sd 12 = 1,500rb/bln
    Itu semua Upah Kotor, yang Mana pasilitas karyawan di hilangkan.
    Mess di kenakan Bayaran….
    Uang makan hanya Formalitas sebesar Rp.1500.Rupiah { tidak layak kan}
    Di MANAKAH KEADILAN SEKARANG.?????..
    A PARAT DAN PEMERINTAH DI SEKELILING KAMI BERPIHAK KEPADA PERUSAHAAN..

    • moyo/isnaini/isnaini 10 April 2013 pukul 02:56 · Balas

      Wiraswasta aja mas lebih bagus kayaknya

    • bunda cahya 18 September 2013 pukul 12:51 · Balas

      hem kasihan……langsung bilang ke personalia aja hehehe ckrg personalianya mas anang,bunda juga mantan sandratex era 95 bag spining 3,

  14. moyo/isnaini/isnaini 8 April 2013 pukul 21:10 · Balas

    aq nih exs karyawan pt.sandratex antara th 1994 -1999 bagian plant enginering seksi kontruksi aq kehilangan kontak dg teman yg aq tinggal hijrah ke balikpapan th 2000 sampai sekarang tolong dong siapa yg tahu kontak temen aq seperti sinung darmanto asal bandung terus bondan assl rengad jakarta sage bagian diesel bambang bagian steam boiler yg cewek sukarti/sipit asal kulonprogo mantan tersayang untuk infonya trimakasih banget ya. untuk hubungi aku bisa email mukhammadisnaini@yahoo.com atau contact person di no 08125300716

  15. Elys Hefa 22 April 2013 pukul 19:33 · Balas

    eks 1990 bgian Tenun (sya tukang isi bobin) sya ingin bnget ktemu lgi m tman2 dulu, tntunya ma eks pcar sya Mas Untung Sudadi yg tinggal dkat Situ Gintung..klo ada ksempatan bsa nyambung lgi ni FB sya : https://www.facebook.com/flwlys , di situ bsa liat krtu krywan Sandratex sya dulu. trims

  16. rosa 25 April 2013 pukul 07:34 · Balas

    aku pernh bekerja diperusahaan ini dan mmg bnr kondisinya sangat n sangt memprihatinkan,…. gajipun jg sangat kecil,.didlm perusahaanya jga ada mes nya sndr dan mes nya jumlah kamrnya sangt banyak dan temptnya sangt luas namun sayang tidak sangt terurus,… rupanya perusaan ini perlu pendukung utk mendompleng perusahaan ini lgi krn pun luas pabriknya sangt luas krna ini perusahaan terbesar seasia tenggara pd masa jayanya dan dipelosok kota manapun banyak yang pernah bekerja diperusahaan ini,.dan orang yg ada difoto kedua itu saya sangt kenal itu,.

  17. moyo/isnaini/isnaini 7 Mei 2013 pukul 07:59 · Balas

    mana nih temen aku contact ya ke email aku mukhammadisnaini@yahoo.com

  18. Jamalia 18 Mei 2013 pukul 10:19 · Balas

    apakah sandratex memiliki serikat pekerja yang bisa dihubungi? thanks

  19. karyawan 24 Mei 2013 pukul 19:55 · Balas

    Serikat Pekerja di pt Sandratex gk bisa apa2, yang mana sudah Pro ke Perusahaan

  20. karyawan 24 Mei 2013 pukul 20:02 · Balas

    ya!! sandratex punya serikat pekerja,

  21. karyawan 24 Mei 2013 pukul 20:20 · Balas

    Uang jamsostek karyawan pt.sandratex yg di potong setiap bulan, sudah beberapa tahun belum di setorkan ke pihak PT.JAMSOSTEX.
    kami sudah berusaha lapor sana sini, Bahkan Ke DPR pun Kami Lakukan tapi hasil nya kurang memuaskan.
    Upah Kami di bawah upah Umk, dari pihak perusahaan sepertinya sudah tidak punya hati nurani sebagai manusia normal, kami post di sini tuk mewakili dari seluruh karyawan Pt.Sandratex Khususnya.
    SANDRA??? TEX
    http://www.sandratexiblis.blogspot.com

    • yani 3 Agustus 2013 pukul 15:27 · Balas

      LTahun ini dimana dlm rangka libur lebsran di berikan thr’ tp knp ada perbedaan antara karyawan lokal dan kontrak dalam pembagian thr. Masa yg kontdak dng nik br tidak dpt thr.. mans peran spsj dlm membantu karyawan.? Yg kontrak itu sepertj gdk ada gunany padahal kita sbg karyawan kontrak kerja tepat wkt dr pd yg lokal. Kerja yg ganti nik tidak dpt thr, mana peran spsj padahal kita tiap bln ada potongan spsi .

  22. wartawan 29 Agustus 2013 pukul 16:27 · Balas

    saya reporter dan blogger. pengen minta keluhan dan laporan2 dari saudara saudari yg ingin melontar rasa kekecewaan atas pihak Pt. Sandratex. saya ada niat ingin membuat artikel di situs2 berita. mau mengingatkan kalo cerita2 nya harus sedetail dan se-aktual mungkin, jangan terlalu dramatis :)

    terima kasih,
    Andro

  23. Elys Hefa 16 September 2013 pukul 16:42 · Balas

    Dlu wktu th 1990 an wktu sya kerja playanan Sandratex sngat mnjamin & memuaskan..bnyak kgiatan/acara2 yg di slenggarakan..sayng skali skarang hnya tnggal knangan.

  24. bunda cahya 30 September 2013 pukul 13:19 · Balas

    mana nich…..teman2 dari sandratex kok gk ada yaaa

  25. ivaprasetyoadi 3 November 2013 pukul 18:37 · Balas

    Kangan temen2 lama..

  26. nano wahyunianto 26 November 2013 pukul 16:13 · Balas

    Dulu ªķυ̲̣̥ juga eks pt sandratek th 2001, ªķυ̲̣̥ turut prihatin thd tmn2 Ɣªnğ msh di pt tsb,smoga kalian dpt pesangon bsknya,buat mas moyo:sinung darmanto (bandung) tmn ªķυ̲̣̥ /spining mill 3 bag ring, salam buat ALL kangen tmn2 lama ( pertama kali bekerja di pt sandratek
    •-̶̶•̸Ϟ•̸ Thªnk Yoυ̲̣̥ •̸Ϟ•̸-̶̶•-̶ ™))

  27. maria 6 Januari 2014 pukul 19:32 · Balas

    Mau cari kawan kawan eks sandratek taun 2001-2004 ni ada yg knl aq lg ga masalahnya dah lama ga ada contak sama dia orang lagi rindu kawan kawan semua

Tinggalkan Komentar

comm comm comm

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org

© Agustus 2008 - 2010 ( akumassa )

// Forum Lenteng // Jurnal Footage // Arkipel // Dongeng Rangkas // Naga // Anak Sabiran // Radio akumassa //