Oleh Fajar Sidiq | Pada Rabu, 30 Juni 2010
* * *

Buruh,  mereka adalah tulang punggung dari sebuah perusahaan tempat mereka bernaung. Mereka adalah motor untuk memajukan parusahaan itu,  mereka faktor terpenting dari kemajuaan perusahaan itu dan mereka sumber daya manusia yang sangat dibutuhkan.

Coretan para buruh di kamar mandi sebuah pabrik di Sukabumi

Coretan para buruh di kamar mandi sebuah pabrik di Sukabumi

Tapi akhir-akhir ini semenjak diterapkan sistem outsourcing atau sistim kerja kontrak, mereka seperti terpenjara oleh aturan yang membelenggu mereka. Apalagi mereka dibayang-bayangi dengan kebijakan pemutusan kerja jika kontrak mereka selesai atau habis kontrak. Kebijakan sepihak yang sangat merugikan mereka di jaman seperti ini saat semua orang kesulitan mencari pekerjaan.

Terkadang peraturan-peraturan yang dibuat para pemimpin tidak relevan dan membuat mereka harus kerja lebih keras. Jika mereka melakukan kesalahan sekecil apa pun, mereka terancam pemutusan kerja. Padahal peraturan ini tidak sebanding dengan apa yang telah mereka sumbangsihkan untuk perusahaan itu. Setiap hari mereka bermandikan keringat, dan suasana panas dalam pabrik mereka abaikan demi mencapai hasil yang memuaskan. Penyakit pun, tak ayal, gampang menyerang mereka.

Menurut apa yang saya lihat di kamar mandi tempat saya bekerja (salah satu pabrik di daerah Sukabumi), sebagian besar buruh melampiaskan segala unek-uneknya di sana.  Salah satunya dengan mencorat-coret dinding kamar mandi

Kamar mandi pabrik

Kamar mandi pabrik

Kenapa kamar mandi…?

Mungkin karena kamar mandi adalah salah satu tempat yang strategis karena setiap hari digunakan dan otomatis siapa pun yang menggunakannya bisa membaca dan memahaminya. Coretan-coretan itu menghimpun hampir semua keluh dan kesah, ada yang memaki ada pula yana memotivasi. Melalui media coretan-coretan dinding itu para buruh mungkin merasa tenang karena segala apa yang mereka rasakan bisa tercurahkan.

Curahan hati buruh mengenai gaji dan peraturan, ditulis di tembok kamar mandi

Hampir di seluruh dinding kamar mandi penuh dengan coretan-coretan para buruh. Ada yang berkeluh kesah tentang pekerjaan mereka, keluarga mereka, ada pula kalimat-kalimat kotor yang entah ditujukan kepada siapa. Saling memaki, memuji, semuanya mereka curahkan di dinding kamar mandi itu.

***

“Lamun peraturan ditingkatken!!! Gaji oge ditingkatken atuh, Pak.” (kalau peraturan ditingkatkan!!! Gaji juga ditingkatkan, Pak)

“Nanti saya pertimbangkan. Ok!!”

“Okelah ditunggu”

Itulah salah satu kutipan percakapan coretan di kamar mandi. Entah siapa yang berkeluh dan entah siapa pula yang menjawab.

“Gaji letik teuing, teu mahi-mahi.” (gaji kecil banget, enggak cukup-cukup)

“Peraturan teu berlaku jeung atasan mah.” (peraturan tidak berlaku buat atasan)

“Operator we ditindas wae…” (Operator saja yang terus ditindas)

“Cing atuh ka anu di laluhur, upami ngadamel peraturan baru teh saimbangkeun sareng kenaikan gajina.” (yang ada di atas, kalau membuat peraturan itu, seimbangkan juga dengan kenaikan gajinya)

***

Dan banyak lagi keluh kesah lainnya tentang pekerjaan yang menurut mereka tidak seimbang dengan gaji. Peraturan terus ditingkatkan, tetapi gajinya masih segitu-gitu saja. Tentang rencana mereka akan berdemo pada Hari Buruh tanggal 1 Mei 2010 kemarin, tertulis pula di dinding kamar mandi tersebut. Mereka juga kadang menulis kata-kata makian yang bersifat kotor untuk atasan mereka.

Melalui media tulisan ini, saya hanya ingin menyampaikan pada para pemimpin perusahaan-perusahaan untuk sedikit lunak dan sedikit memperhatikan kesejahteraan para buruh, loyalitas yang mereka miliki sangat tinggi. Mereka membutuhkan pekerjaan untuk membiayai kehidupannya dan keluarganya. Para buruh juga sangat dibutuhkan demi kelanjutan sebuah perusahaan, jadi saling membutuhkan. Tolong hapus sistem kerja outsourcing atau sistem kerja kontrak. Tolong pentingkan kesejahteraan kami, kaum buruh.


Your email:

 

4 pembaca suka artikel ini.
Bagi dan Sebarkan:
  • PDF
  • Print
  • email
  • RSS
  • Facebook
  • MySpace
  • Twitter
  • Google Bookmarks
  • Ping.fm
  • Digg
  • Reddit
  • del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Tumblr

Tak ada artikel terkait.


Anda dapat meninggalkan respon, atau jejak balik dari situs anda.

Komentar (6)

 

  1. daviddarmadi mengatakan:

    mantabs…idenya..
    setuju sm mbk Otty,hehe
    fotonya kurang..tambah lagi dunk bro..
    pasti lebih banyak lg coretan yg menarik.

  2. fajar sidiq mengatakan:

    mbak otty- maaf saya tidak sempat mengambil gambar lebih banyak karena coretan itu telah tercium oleh para atasan dam mereka mengambil sikap untuk menghapusnya.
    dian-siiiiippp geulizz.

  3. diankomala mengatakan:

    teruslah mneulis…

  4. Anggrawansyah mengatakan:

    Ungkapan perasaan jiwa seseorang.

  5. bobdodee mengatakan:

    menarik bangets,jadi mengingatkan saya semasa Sekolah yang suka coretin tembok,,, @21

  6. otty widasari mengatakan:

    ide tentang coretan di tembok menarik sekali. sayang kurang banyak fotonya.

Tinggalkan pesan balasan

ACARA

PESAN

Tentang Perubahan Iklim Dunia

Kami mengajak kawan-kawan komunitas untuk berpartisipasi dalam melakukan gerakan kesadaran terhadap perubahan iklim ini. Komunitas-komunitas merupakan yang paling terdepan dan secara langsung menghadapi perubahan yang dialami oleh masyarakat. Jadi, mulailah kita berubah dari kebiasaan yang merusak lingkungan. Kita pasti bisa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bumi yang sudah semakin panas ini.

  • Forum Lenteng Channel on Youtube

PROMOSI

  • Sinau Art Course

POTRET

ARTIKEL ACAK

      Sebulan di Kota Udang

      (Cirebon, Jawa Barat)

      Charlie, dan ST12
      Jakarta, 20 Januari 2009 Karena program akumassa ini, saya menghabiskan Desember dan mengawali tahun 2009 di kota Cirebon. Selama sebulan lebih saya tinggal di kota udang ini dan menetap di Jl. Cipto Mangunkusumo yang terletak di pusat kota. Lokasi i ...

      (Ada 16 komentar pada artikel ini)

      Dini Hari Bersama Blora Jaya Ekspress

      (Randublatung - Blora, Jawa Tengah)

      1
      - Ini yang interiornya beda ama KRDI yang laen ya? - Yang kursinya berhadap-hadapan kayak gerbong kereta biasa?! - Cepu itu Kabupaten Blora, makanya dikasih nama Blora Jaya Ekspres..... lagipula Stasiun Blora-nya sendiri sekarang sudah menjadi stasiu ...

      (Ada 11 komentar pada artikel ini)

      Pool 510

      (Ciputat, Tangerang Selatan)

      Koantas Bima 510 yang sedang menunggu penumpang
      Ruang yang teramat sempit utuk bergerak, aktivitas rutin yang mungkin tak kenal waktu. Mungkin itulah gambaran sederhana ketika aku menaiki Koantas Bima 510 saat aku berangkat kuliah.  Kepadatan manusia dalam  suatu ruang ukuran kecil  selalu saja sa ...

      (Ada 1 komentar pada artikel ini)

      Enambelas Besar yang Wajar-wajar Saja

      (Lenteng Agung, Jakarta Selatan)

      George weah
      Permisi dan maaf sebelumnya, ini bukan cerita tentang jalan-jalan keliling dunia, tapi ini cerita dari tahun ke tahun, tentang sepak bola. [caption id="attachment_5730" align="alignnone" width="470" caption="George weah"][/caption] Ini cerita tentang ...

      (Ada 9 komentar pada artikel ini)

      Jalan-jalan di Paku Setan

      (Cirebon, Jawa Barat)

      BAT di Jalan Pasuketan
      [caption id="attachment_324" align="alignnone" width="300" caption="BAT di Jalan Pasuketan"][/caption] Sebenarnya nama daerah itu Pasuketan. Tapi kawan-kawan menyebutnya dengan Paku Setan. Bukan karena kami percaya dengan hal-hal yang mistis, tapi pe ...

      (Ada 4 komentar pada artikel ini)

      Masberto

      (Randublatung - Blora, Jawa Tengah)

      Masberto merupakan sebuah grup band dari Blora yang beraliran Anarcho Punk. Grup band ini berbeda dari mayoritas grup band lainnya, karena Masberto tidak mementingkan suatu popularitas tetapi memikirkan bagaimana caranya musik dapat menjadi media unt ...

      (Ada 6 komentar pada artikel ini)

STATISTIK

    • Artikel:  386
    • Komentar:  2,181
    • Halaman:  13
  • KUNJUNGAN

    Saat ini: 0

    Total: 79143

  • www.akumassa.org adalah media informasi komunitas yang digagas oleh Forum Lenteng Jakarta
    untuk merekam informasi tentang persoalan lokal dalam konteks sejarah dan kekinian yang diproduksi oleh komunitas.

    FB | TWEET
    RSS | Kontak | Jaringan | Forum Lenteng | Jurnal Footage | DariVisual | Context Creative Media