Beberapa waktu yang lalu, tepatnya 31 Maret 2010, aku sedang asyik ber-internet ria. Sudah satu bulan lebih modemku tidak dapat beroperasi lagi karena kartunya hilang di Padang oleh teman kos ku yang meminjam modem selama liburan kemarin. Saking senangnya, sampai tengah malam aku masih asyik melihat-lihat akun facebook-ku dan membaca beberapa artikel online. Teman sekamar ku sudah tidur dengan pulasnya. Ketika aku melihat handphone, waktu sudah menunjukkan pukul 12.30 WIB. Aku pun kembali melanjutkan membaca dan browsing.

Dari kanan ke kiri: Remy, Abrar, Rani dan Martha
Tak berapa lama kemudian ada bunyi “meong…meong….meooonggg…”. Bunyi meong itu berasal dari handphone-ku pertanda ada pesan singkat (SMS) yang masuk. Dengan heran aku melihat dari siapa SMS tersebut, ternyata seorang teman di kampus, tetapi kali ini SMS-nya beda. Dia menyatakan rasa cinta kepadaku dengan kalimat yang sangat gombal dan membual. Begini bunyi SMS tersebut,
“Nda aq ndak bisa bohong lagi, sebenarnya aku suka sama kamu. Aq mambolok an km dan mampaulahan kamu tu cuma untuk nutupi perasaan aq ka kamu. Sabananyo aku suko bana sm kamu. aku tulus samo kamu. Maaf klo salamo ko aku kasar samo km…aku kasar…”.
(Nda, aku nggak bisa bohong lagi, sebenarnya aku suka sama kamu. Aku mengolok-olok dan sering mengejek-mu cuma untuk menutupi perasaan aku ke kamu. Sebenarnya aku sangat suka denganmu. Aku tulus sama kamu. Maaf kalau selama ini aku kasar sama kamu… Aku kasar…)
[Lanjutkan membaca April Mop]
3 pembaca suka artikel ini.