Sudah 7 bulan ini aku tinggal di sebuah rumah kontrakan di Gang Anyar, sebuah gang yang terletak di pinggir Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Aku membayar uang sewa sebesar 500 ribu rupiah sebulannya. Rumah ini terdiri dari satu ruang serba guna untuk ruang tamu sekaligus ruang keluarga, satu kamar tidur dan satu kamar mandi. Masih bisa dibilang murah mengingat kondisi rumah yang masih bagus dan letaknya yang sangat strategis karena dekat dengan keramaian. Di sebelah rumah yang kutempati, ada sebuah rumah kontrakan 2 lantai dengan beberapa kamar. Rumah tersebut ditempati oleh kakakku, bersama teman-temannya. Semuanya perempuan.

Rumah kontrakan yang terlihat seperti satu rumah
Jika dilihat dari luar, ke dua rumah ini terlihat seperti satu rumah, karena memang pada awalnya rumah ini merupakan satu bangunan dengan dua pintu utama, namun ruang dalamnya masih jadi satu. Bagian yang menjadi rumahku, dulunya merupakan paviliun. Hingga akhirnya di dalam rumah ini diberi penyekat oleh Ibu Anis sang pemilik rumah, yang kemudian dikontrakkan masing-masing dengan harga sewa yang berbeda karena memang luas rumah yang juga berbeda.















Suka































