Oleh akumassa | Pada Kamis, 12 November 2009
* * *

Mendengar kata pahlawan aku jadi ingat dengan kota ku, Surabaya. Kata banyak orang kota ini kota pahlawan, kotanya para pemberani pada jamannya. Namun sejak aku kecil aku benar-benar tak mengerti sosok pahlawan itu seperti apa dan bagaimana. Sampai pada minggu 1 November 2009, bertempat di monumen paling bersejarah di kota ini,  Tugu Pahlawan, aku melihat sebuah acara perhelatan untuk menyambut datangnya Hari Pahlawan 10 November, begitu banyak orang berkumpul bersiap melakukan pawai.

Soerabaja Joeang 1Mereka berkeroyokan dengan kostum ala pahlawan idola mereka masing-masing, mereka berjalan dengan semangat dari Tugu Pahlawan menuju ke Hotel Mojopahit di siang hari dengan terik panas yang menyengat ubun-ubun. Hotel Mojopahit adalah sebuah gedung bersejarah di Jalan Tunjungan, Surabaya, yang mengingatkan kita akan Insiden Bendera (19 September 1945). Yaitu ketika para pejuang Indonesia melakukan perobekan warna biru pada bendera Belanda yang dipasang di hotel tersebut, dengan demikian bendera itu menjadi merah putih. Hotel itu menjadi tempat pemberhentian serangakaian pawai hari ini, namun perjalanan panjang itu ternyata bukan akhir, namun sebuah start dari persiapan upacara yang diadakan di hotel itu, upacara untuk pembukaan acara menyambut datanganya Hari Pahlawan, yang terus berlangsung sampai 10 November 2009, bertajuk Soerabaja Joeang.

[Lanjutkan membaca Soerabaja Joeang]

9 pembaca suka artikel ini.
Oleh akumassa | Pada Senin, 27 Juli 2009
* * *

h-37

“Selamat datang, Pak, di Museum House of Sampoerna,” ujar penjaga pintu museum lemah gemulai dengan aromanya yang sedikit menyerupai obat gosok alias balsam. Cahaya redup kekuningan turut menghiasi ruangan tersebut. Air mancur di tengah ruangan sempat menghalangi laju tur saya, sehingga memaksa saya untuk berjalan ke sebelah kiri ruang pembuka dan berhenti sejenak melihat beberapa lukisan yang ukurannya 5 meter kali 4 meter setengah. Di bawahnya terdapat dipan lapak tembakau kasar yang ukurannya lumayan besar dan beberapa karung berisi tembakau dan cengkeh. Lukisan dan dipan tersebut mempunyai relasi yang sangat kuat. Dalam lukisan tersebut terdapat seorang kakek tua yang sedang duduk menghisap sebatang rokok lintingan dan di sebelah lukisan tersebut terdapat pula lukisan yang menggambarkan petani tembakau yang mengangkut sekarung tembakau yang telah selesai dijemur. Kedua benda tersebut, antara lukisan dan tembakau kasar belum tersentuh oleh mesin-mesin industri. Semuanya tampak tradisional alias handmade. Selain itu terdapat juga beberapa foto hitam putih, di mana foto dalam tersebut terdapat seorang perempuan yang sedang duduk sambil melinting kertas berisi tembakau dengan alat tradisional yang terbuat dari kayu. Di belakang perempuan itu terlihat para pekerja melakukan hal yang sama.

[Lanjutkan membaca House of Sampoerna]

3 pembaca suka artikel ini.

ACARA

PESAN

Tentang Perubahan Iklim Dunia

Kami mengajak kawan-kawan komunitas untuk berpartisipasi dalam melakukan gerakan kesadaran terhadap perubahan iklim ini. Komunitas-komunitas merupakan yang paling terdepan dan secara langsung menghadapi perubahan yang dialami oleh masyarakat. Jadi, mulailah kita berubah dari kebiasaan yang merusak lingkungan. Kita pasti bisa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bumi yang sudah semakin panas ini.

POTRET

ARTIKEL ACAK

      Catatan Biografi Aku Sebagai Partisipan

      (Cirebon, Jawa Barat)

      Atot
      Workshop Aku Massa Kota Cirebon yang diadakan di Engklek —merupakan salah satu bagian dari komunitas Gardu Unik Cirebon— diikuti oleh delapan partisipan yang berasal dari Kota Cirebon, dua orang perempuan dan enam orang laki-laki. Kegiatan kebanyakan ...

      (Ada 3 komentar pada artikel ini)

      Halte yang damai untuk berpulang

      (Lenteng Agung, Jakarta Selatan)

      Halte Lenteng Agung
      Apa yang kamu tahu tentang halte? Jika jawabnya adalah tempat untuk menunggu angkutan umum, kamu mendapat nilai limapuluh!. Baik, sejenak kita lupakan limapuluh itu. Sekarang aku akan sedikit mendongeng tentang salah satu halte di daerah Lenteng Agun ...

      (Ada 15 komentar pada artikel ini)

      Nama Gue Dani

      (Padang Panjang, Sumatera Barat)

      dani-caristo-cafe-1
      Nama gue Dani, kelahiran 1989.  Hidup dan sekolah gue di Jakarta berantakan.  Kenapa gue ada di Padangpanjang? Saat masih tinggal di Jakarta, gue bekerja di markas bilyar bernama Pool n Café, demi mencapai cita-cita menyekolahkan adik-adik. Tapi mere ...

      (Ada 14 komentar pada artikel ini)

      17-an di Taman Lenteng

      (Lenteng Agung, Jakarta Selatan)

      6
      Setiap tahun Taman Lenteng yang terletak di seberang Kampus IISIP Jakarta ikut memeriahkan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI). Begitu pun tahun ini, di ulang tahun negara kita yang ke-64 Taman Lenteng menjadi saksi solidaritas s ...

      (Ada 7 komentar pada artikel ini)

      Mak Fatimah

      (Cirebon, Jawa Barat)

      Rumah Mak dan Gang Durajak
      Cirebon, 23 Januari 2009 [caption id="attachment_882" align="alignnone" width="300" caption="Rumah Mak dan Gang Durajak"][/caption] Di Jalan Cipto Mangunkusumo, Cirebon, di mana partisipan program akumassa membuat basecamp. Tepatnya di rumah ibu Fati ...

      (Ada 0 komentar pada artikel ini)

      Bentengan

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      bentengan1
      29 januari 09 Bentengan, ya bentengan! Konon katanya memiliki terowongan yang menembus ke bentengan lainnya. Salah satu bentengan dari tiga bentengan yang berada di kota Rangkasbitung berada di jalan Kitarung. Masih berdiri kokoh walau usianya mungki ...

      (Ada 1 komentar pada artikel ini)

STATISTIK

    • Artikel:  292
    • Komentar:  1,494
    • Halaman:  13
  • KUNJUNGAN

    Saat ini: 35

    Total: 41112

  • www.akumassa.org adalah media informasi komunitas yang digagas oleh Forum Lenteng Jakarta
    untuk merekam informasi tentang persoalan lokal dalam konteks sejarah dan kekinian yang diproduksi oleh komunitas.

    FB | TWEET
    RSS | Kontak | Jaringan | Forum Lenteng | Jurnal Footage | DariVisual | Context Creative Media