Oleh akumassa | Pada Jumat, 13 November 2009
* * *
Monumen Perjuangan Palagan Bojongkokosan

Monumen Perjuangan Palagan Bojongkokosan

Teks Sejarah:

Kisah Pertempuran Di Bojongkokosan

Pada hari minggu tanggal 9 Desember 1945 pukul 15.30. Datang sebuah konvoi besar dari jurusan Bogor menuju Sukabumi dengan kekuatan 4  tank raksasa, “panser wagon” dan 120 truk penuh dengan pasukan yang dikawal oleh 3 pemburu udara dengan senjata modern pada saat itu. Kedudukan pasukan kita pada waktu itu berada di sekitar Bojongkokosan,  sebagai berikut: Kompi 3 BN 1 di bawah pimpinan Kapten Murad Idris (almarhum) yang terdiri dari 4 seksi, kekuatan anggota seluruhnya 165 orang ditambah pasukan pembantu dari rakyat yang terdiri dari 1 regu barisan banteng, ½ regu barisan Hizbullah dan 3 orang PERSINDO Cicurug. Kekuatan senjata kita berupa beberapa pucuk senjata jenis campuran, dari senjata tajam seperti golok, tombak, bambu runcing dan granat botol diisi dengan bensin dan karet sebagai granat pembakar.

Perkemahan Peringatan 10 Nopember (PERSENOP)

Perkemahan Peringatan 10 Nopember (PERSENOP)

Jalannya Pertempuran:

Kira-kira pukul 12.00, diterima berita dari Pos Cigombong bahwa 2 truk tentara sekutu Inggris menuju jurusan Sukabumi, maka Komandan Kompi menginstruksikan untuk menduduki pertahanan yang telah dipersiapkan sebelumnya yaitu diantara kedua belah pinggir utara dan selatan jalan dan 50 meter dari talang air dibuat barikade yang ditutup dengan batu-batu, bahan bangunan dan 6 batang pohon kelapa. Kira-kira pukul 16.00, tibalah konvoi besar tersebut yang digabung tank-tank raksasa dan diikuti oleh beberapa “panser wagon” kemudian disusul dengan truk-truk yang penuh dengan pasukan Gurka. Ternyata konvoi tersebut bukan 2 truk melainkan sebanyak 120 truk penuh dengan pasukan Gurka. Setelah mendengar berhentinya tank-tank raksasa dan beberapa truk berhenti dengan mendadak karena tidak diduga ada barikade dan kelihatan panik diantara mereka, maka komandan kompi mulai mengeluarkan isyarat berupa tembakan 2 kali tanda pertempuran dimulai. Terjadilah pertempuran dengan pelemparan-pelemparan granat tangan diikuti tembakan-tembakan senapan mengenai sasarannya hingga beberapa jam lamanya.

[Lanjutkan membaca Kenangan Kepahlawanan dalam Seremoni 10 Nopember]

7 pembaca suka artikel ini.
Oleh akumassa | Pada Jumat, 28 Agustus 2009
* * *

Bulan kemarin saya bekerja di sebuah pabrik garmen di daerah Sukabumi, tepatnya di Parungkuda. Di daerah itu banyak sekali pabrik-pabrik garmen. Mayoritas buruh pekerja pabrik di daerah itu adalah wanita. Saya bekerja di salah satu pabrik garmen sebagai buruh dibagian Quality Control (QC).

40

771

78

112

14

15

39

76

dsc00047

[Lanjutkan membaca Tidak Seburuk yang Saya Kira]

6 pembaca suka artikel ini.

ACARA

PESAN

Tentang Perubahan Iklim Dunia

Kami mengajak kawan-kawan komunitas untuk berpartisipasi dalam melakukan gerakan kesadaran terhadap perubahan iklim ini. Komunitas-komunitas merupakan yang paling terdepan dan secara langsung menghadapi perubahan yang dialami oleh masyarakat. Jadi, mulailah kita berubah dari kebiasaan yang merusak lingkungan. Kita pasti bisa menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bumi yang sudah semakin panas ini.

POTRET

ARTIKEL ACAK

      Dari tahun ke tahun Bioskopku

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      pasar pagi
      [caption id="attachment_343" align="alignnone" width="300" caption="Pasar Pagi"][/caption] Bioskop yang kukenal pada saat kecil sangat menyeramkan. Karena Filem pertama yang kulihat adalah filem horor. Dan kenangan itu sempat membuat aku takut. Suatu ...

      (Ada 2 komentar pada artikel ini)

      Video Aku Massa Cirebon: Penyembuhan Dengan Mandi Secara Rutin di Laut Kejawanan

      (Cirebon, Jawa Barat)

      Papan nama pelabuhan
      [caption id="attachment_534" align="alignnone" width="300" caption="Papan nama pelabuhan"][/caption] [caption id="attachment_535" align="alignnone" width="300" caption="Pengunjung pantai Kejawanan"][/caption] Saat itu masih pagi di pantai Kejawanan, ...

      (Ada 5 komentar pada artikel ini)

      “Aku Di sini, Selamanya atau Sementara?”

      (Lenteng Agung, Jakarta Selatan)

      Tempat Kost Lenteng Agung 34
      Jakarta, 24 Februari 2009 Lenteng Agung adalah daerah di selatan Jakarta yang aku diami sekarang. Daerah ini berada di antara jalur Depok-Pasar Minggu.  Arus lalu lintasnya sangat padat, terutama pada jam-jam kerja. Banyak angkutan kota yang beropera ...

      (Ada 18 komentar pada artikel ini)

      Selamat Jalan Gus Dur

      (Pengantar)

      Kyai Haji Abdurrahman Wahid
      [caption id="attachment_3269" align="alignnone" width="470" caption="Kyai Haji Abdurrahman Wahid"][/caption] Kami segenap redaksi akumassa turut berduka cita atas meninggalnya Kyai Haji Abdurrahman Wahid, yang akrab dipanggil Gus Dur. Presiden ke-4 R ...

      (Ada 2 komentar pada artikel ini)

      Pemutaran Video akumassa, Kampus UNTIRTA-Serang

      (Rangkasbitung - Lebak, Banten)

      dsc06863
      1 April 2009 UNTIRTA TV yang diresmikan pada 19 Februari 2009 bekerjasama dengan Saidjahforum, mengadakan pemutaran video akumassa di halaman gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, salah satu universitas nege ...

      (Ada 12 komentar pada artikel ini)

      Keraton Kanoman dan Pelabuhan 1 Cirebon

      (Cirebon, Jawa Barat)

      Iskandar menjadi Aku-Medium merekam aktifitas pasar
      Kanoman [caption id="attachment_292" align="alignnone" width="300" caption="Iskandar menjadi Aku-Medium merekam aktifitas pasar"][/caption] Pada tgl 15-16 Desember 2008 tepatnya jam 11 gue brangkat naik angkot menuju ke Keraton Kanoman naik angkot D5 ...

      (Ada 2 komentar pada artikel ini)

STATISTIK

    • Artikel:  292
    • Komentar:  1,494
    • Halaman:  13
  • KUNJUNGAN

    Saat ini: 35

    Total: 41112

  • www.akumassa.org adalah media informasi komunitas yang digagas oleh Forum Lenteng Jakarta
    untuk merekam informasi tentang persoalan lokal dalam konteks sejarah dan kekinian yang diproduksi oleh komunitas.

    FB | TWEET
    RSS | Kontak | Jaringan | Forum Lenteng | Jurnal Footage | DariVisual | Context Creative Media