Tulisan ini pernah dimuat di www.bacatulisrenung.blogspot.com
Aku tidak tahu harus mulai dari mana. Tapi, ini merupakan kisah yang memang sebenarnya terjadi. Kisah berikut merupakan perwakilan kehidupan teman-teman di daerahku.

Bunga memang indah di kala mekar, matahari memang menghangatkan di kala menyinari dan bulan cukup memberi terang di malam hari. Namun, apabila bunga itu tengah kuncup, awan menghalangi terang sang mentari dan bulan tertutup pekatnya mendung, akankah kau tetap di sana? Menjadi pahlawan dalam setiap langkahku? Selalu menjadi Dewa penolongku di kala gundah gulana? Ataukah, kau akan pergi entah kemana sehingga tak mampu aku jangkau dan melupakanku selamanya? Aku tak tahu, tapi aku berharap kau mencintaiku tulus dan menerima diriku dengan apa adanya.
Memang, aku menyadari manusia tiada yang sempurna. Begitulah dia, dia yang tak pernah menganggapku ada sekarang. Jauh menghilang tak tahu ranah tinggalnya. Kejam, memang kejam. Namun apa daya, aku hanyalah gadis yang tak punya upaya untuk membawa dia kembali ke pangkuan ku. Mengulang masa indah yang telah terlewati.















































