Pengantar

Hasil Penjurian Teks Kompetisi Terbatas akumassa Untuk Images Festival 2011, Toronto, Canada

Setelah membaca dan menilai 15 (lima belas) tulisan dan jawaban tentang program akumassa, pada tanggal 9 Februari 2011, pukul 20.00 WIB, Forum Lenteng akhirnya memutuskan 8 (delapan) peserta yang masuk dalam nominasi kompetisi ini. Para Juri terdiri dari seluruh pengurus Forum Lenteng yaitu; Hafiz (Ketua), Andang Kelana (Sekretaris Jenderal), Otty Widasari (Koordinator Program akumassa dan Chief Editor jurnal www.akumassa.ner), Ugeng T. Moetidjo (Peneliti Senior Forum Lenteng), Mahardhika Yudha (Koordinator Penelitian dan Pengembangan), Ajeng Nurul Aini (Keuangan), Syaiful Anwar (Koordinator Produksi), dan Bagasworo ‘Komeng’ Aryaningtyas (Staf Database dan Peneliti).

Delapan peserta yang masuk nominasi itu adalah:
1.    David Darmadi (Padang Panjang)
2.    Imam F.R (Ciputat)
3.    Ariyanto ‘Pethek’ (Blora)
4.    Badrul Munir (Lebak)
5.    Cahyo Wulan Prayogo (Surabaya)
6.    Manshur Zikri (Jakarta)
7.    Renal Rinoza Kasturi (Ciputat)
8.    Rio Dawat (Jakarta)

Para peserta terpilih di atas diharapkan untuk memproduksi video akumassa sesuai dengan konsep tertulis yang telah dikirimkan. Batas waktu penerimaan karya video adalah 17 Februari 2011. Karya dapat dikirim melalu pos kilat dalam format DVD atau uploading di situs You Tube atau Vimeo (dengan mengirimkan alamat link video yang dimaksud).

Para juri telah memutuskan tidak akan memperpanjang waktu penerimaan, karena keterbatasan waktu untuk menuju Images Festival 2011. Pada tanggal 18 Februari, Forum Lenteng akan mengumukan 1 (satu) pemenang yang akan berangkat ke Images Festival 2011. Bagi para nominator yang tidak mengirimkan karya video, Forum Lenteng menganggap mengundurkan diri.

 

Salam,

Forum Lenteng

About the author

akumassa

Program Pendidikan dan Pemberdayaan Media Berbasis Komunitas, atau biasa disebut AKUMASSA, adalah sebuah program pemberdayaan media yang digagas oleh Forum Lenteng sejak tahun 2008, berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lokal di beberapa daerah di Indonesia untuk melaksanakan lokakarya dan memproduksi beragam bentuk media komunikasi (tulisan, gambar/foto, audio, dan video).

Leave a Comment

3 Comments