Tajuk

13 Tahun Lalu, Jangan Pernah Lupakan!

Ada banyak perubahan yang terjadi di dunia pada bulan Mei. Dalam sejarah, bulan ini menjadi salah satu momentum peristiwa-peristiwa besar ‘demokratisasi’ dan ‘represi’ di berbagai belahan dunia.

Kerusuhan Mei 1998

Kerusuhan Mei 1998

Dimulai dari 1 Mei, yang dikenang sebagai Hari Buruh yang berasal dari peristiwa gerakan tuntutan buruh atas hak-hak mereka yang ditindas oleh para pemilik modal.

Para demonstran 1998 'menyerang' gedung DPR

Para demonstran 1998 'menyerang' gedung DPR

Pada bulan ini  juga, 3 Mei, diperingati sebagai Hari Kebebasan Pers Dunia (Press Freedom Day), dan 8 Mei sebagai Hari Palang Merah Se-Dunia. Pada tahun 1968, di Perancis terjadi gerakan mahasiswa dan intelektual menuntut pertanggung-jawaban dari pemerintah De Gaulle untuk melakukan perubahan pada berbagai aspek yang tidak berpihak kepada rakyatnya. Peristiwa yang dikenal sebagai Mei Merah di Paris ini akhirnya berhasil menjatuhkan pemerintahan De Gaulle.

Mei Merah 1968 di Paris

Mei Merah 1968 di Paris

Perubahan besar terjadi di Indonesia pada 1998, saat rezim Orde Baru dijatuhkan oleh gerakan mahasiswa. Arus besar perubahan ini bermula dari krisis finansial di kawasan Asia yang berakhibat pada resesi ekonomi di Indonesia. Kekuasaan Presiden Soeharto yang penuh represi, menjadi goyah karena tidak bisa mengatasi badai resesi ekonomi ini. Pada Mei 1998, Soeharto pun jatuh, setelah terjadi kerusuhan besar di Jakarta dan berbagai kota besar di Jawa. Selain kesulitan ekonomi karena krisis, kerusuhan itu terjadi akibat jatuhnya sejumlah korban mahasiswa Universitas Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998.

Korban Tragedi Trisakti 1998 (Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie)

Korban Tragedi Trisakti 1998 (Elang Mulia Lesmana, Heri Hertanto, Hafidin Royan, dan Hendriawan Sie)

Penembakan mahasiswa (Tragedi Trisakti) Kerusuhan Mei, dimana terjadi kerusuhan yang mengorbankan masyarakat keturunan Tiongha, hingga sekarang tidak pernah bisa diungkap oleh negara. Dalam mengenang peristiwa tiga belas tahun lalu itu, Forum Lenteng dan akumassa, mengajak sejumlah kalangan untuk “Tidak Pernah Lupa” pada peristiwa berdarah itu. Kita harus tetap menuntut Negara untuk dapat mengungkap siapa “dalang” di balik pembunuhan terhadap para mahasiswa dan “penggerak” kerusuhan Mei.

Beberapa orang hilang di masa pemerintahan Soeharto

Beberapa orang hilang di masa pemerintahan Soeharto

Demikianlah, bagi kami Bangsa yang besar adalah Bangsa yang tidak pernah melupakan Sejarah-nya, meski pun itu adalah sejarah yang pahit.

Salam,
Forum Lenteng

Foto dari berbagai sumber

About the author

Hafiz

Hafiz dilahirkan di Pekanbaru, perupa dan pembuat video ini menyelesaikan studi Seni Murni di Institut Kesenian Jakarta tahun 1994. Ia salah satu pendiri Forum Lenteng (2003), dan menjadi ketua organisasi tersebut.

Leave a Comment

1 Comment

  • trus yg kasus pemerkosaan yg di temukan oleh tim gabungan pencari fakta gimana tuh? ga ada satu pun kasus dari sekian banyak fakta yg telah di kumpulkan di tindak lanjuti.

    12-14 mei adalah hari perkosaan masal…