Tepatkah Keputusan Jokowi Dengan Menolak Grasi 64 Terpidana Mati Kasus Narkoba?

Oleh / pada 15 Desember 2014 / di DKI Jakarta // 1 Komentar

Narkoba adalah hal yang rumit, ketika dia hadir dan bersinggungan dengan masyarakat. Di beberapa negara, antara lain seperti Belanda, narkoba memang tidak legal secara hukum, namun ditolerir dan diawasi secara ketat peredarannya. Di negara Indonesia, penyalahgunaan narkoba dilarang dalam Undang-Undang, dan pemerintah berusaha bertindak tegas dalam membasmi penyebarannya di masyarakat.

Seperti dalam kasus terbaru akhir-akhir ini, Presiden Joko Widodo menolak grasi dari 64 terpidana kasus narkoba yang dijatuhi hukuman mati. Alasan beliau adalah perbuatan terpidana itu tidak bisa dimaafkan. Sebab, atas kepentingan dirinya dan segolongan orang, mereka tega merusak masa depan generasi bangsa. Dapat dilihat secara kritis bahwa pemerintah tidak melihat bentuk lain dari hukuman terhadap penyalahgunaan narkoba selain hukuman mati, dan Presiden ingin memberi contoh kepada para pelaku lainnya tentang tanggapan apa yang bisa dijatuhkan pemerintah terhadap permasalahan ini.

IMG-20141215-WA0017

 

Lanjutkan Membaca →

Mendidik Kurikulum Pendidikan

Oleh / pada 8 Desember 2014 / di DKI Jakarta // 1 Komentar

Pasukan kreatif, anggota Serrum, yang menyelenggarakan Pameran Kurikulab (Oktober, 2014).

Pasukan kreatif, anggota Serrum, yang menyelenggarakan Pameran Kurikulab (Oktober, 2014).

i.

Sejak kecil ibu saya membiarkan kertas millimeter bloknya dan dinding rumah saya corat-coret , dan selalu mengapresiasi gambar yang saya buat. Itulah yang menumbuhkan hasrat menggambar saya hingga sekarang. Saya cukup beruntung, kalau bisa dibilang, bahwa sedari kecil saya sering berpindah-pindah sekolah dari TK sampai SMA, mengikuti pekerjaan orang tua. Dari Medan, Pematang Siantar, Medan lagi, lalu Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.Dari sekolah swasta, negeri, hingga sekolah Islam. Berbagai kelas seni rupa pun pernah saya alami. Hanya sekali saya merasakan pelajaran seni rupa yang benar-benar terasa dampaknya hingga sekarang. Selebihnya, pelajaran kesenian, atau prakarya di masa TK hingga kelas dua SD saya rasa cukup membosankan, karena berurusan dengan potong-memotong, menganyam, menempel, dan menggambar yang melelahkan dengan pensil warna yang kurus. Alternatifnya adalah seni musik, drama, atau tari.

Lanjutkan Membaca →

12 Mei 2014 di Graha Bhakti budaya – TIM

Marah di Bumi Lambu

Dokumenter | 2014 | Hitam Putih | HD
Hafiz Rancajale

Berkisah tentang kenangan masyarakat Lambu pada peristiwa Tragedi Sape Lambu 2012 yang menelan tiga korban dari pihak warga. Tragedi ini berawal dari rencana pemerintah daerah Kabupaten Bima merubah kawasan Lambu menjadi daerah pertambangan dengan menerbikan izin usaha pertambangan kepada pemilik modal. Terjadi penolakan oleh warga yang diorganisir oleh mahasiswa. Penolakan ini dilakukan dengan aksi-aksi demonstrasi yang pada akhirnya menelan korban di pihak warga akibat kekerasan yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Filem ini mencoba merekam kenangan masyarakat tentang rangkaian peristiwa tragedi itu sendiri, rangkaian cerita-cerita kemanusian dan mimpi-mimpi mereka tentang tanah leluhurnya.

www.akumassa.org adalah bagian dari program akumassa yang digagas oleh Forum Lenteng sebagai sebuah program pemberdayaan komunitas dengan berbagai media komunikasi, antara lain: video, teks, dan suara. akumassa memiliki strategi: penggerakan motivasi, memproduksi karya, pendokumentasian, berkelanjutan, pemberdayaan medium filem dan video, berbagi informasi serta merekam potensi lokal dengan cara berkolaborasi dengan komunitas dampingan.

akumassa:
Jl. Raya Lenteng Agung No.34 RT.007/RW.02
Lenteng Agung - Jakarta Selatan
DKI Jakarta 12610
Telp. (+6221) 78840373

www.akumassa.org // info@akumassa.org